Konflik Reklamasi Gersik Putih Sumenep Kembali Panas, Warga Hadang Operasional Ekskavator di Laut

Konflik Reklamasi Gersik Putih Sumenep Kembali Panas, Warga Hadang Operasional Ekskavator di Laut Warga saat mencoba menghentikan operasional ekskavator

SUMENEP,BANGSAONLINE.com - Warga Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura kembali menolak rencana sempadan pantai dengan mengusir ekskavator yang beroperasi di wilayah pesisir, Minggu (5/4/2026).

Dalam aksi tersebut, warga turun langsung ke laut untuk menghadang alat berat yang tengah mengeruk pasir guna proyek tambak garam. Aksi berlangsung tanpa bentrokan, namun warga bersikukuh menolak aktivitas tersebut.

Ketua RT 01 RW 01 Dusun Tapakerbau, Ahmad Shiddiq, mengatakan ekskavator tiba-tiba masuk ke kawasan sempadan pantai dan mulai beroperasi pada siang hari.

“Ekskavator masuk dan beroperasi sekitar pukul 14.00 WIB. Kami, warga Tapakerbau, berbondong-bondong menghadang, menghentikan dan mengusir pengemudi serta ekskavator yang berada di tengah laut,” ungkapnya, Senin (6/4/2026).

Setelah dihadang warga, ekskavator tersebut akhirnya menghentikan aktivitasnya. Saat ini, alat berat itu masih diparkir di selatan Pelabuhan Tapakerbau.

“Posisi ekskavator saat ini masih diparkir di selatan Pelabuhan Tapakerbau. Jika kembali beroperasi, kami akan terus melawan dan menolak ini. Kami bersyukur karena tidak sampai terjadi bentrok kemarin,” bebernya.

Shiddiq menegaskan warga akan terus menolak rencana karena dinilai mengancam mata pencaharian masyarakat pesisir yang telah berlangsung turun-temurun.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO