Wamenhaj Dahnil Anzar saat mengecek tenda Armuzna bersama Menhaj Gus Irfan, Menko PM Muhaimin, dan Yusuf Hamka.
JEDDAH,BANGSAONLINE.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mematangkan persiapan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang tinggal menghitung hari.
Salah satu fokus utama pemerintah saat ini ialah penertiban fasilitas akomodasi jamaah guna mendukung kenyamanan beribadah dan mewujudkan visi Tri Sukses Haji, khususnya Sukses Ritual.
BACA JUGA:
- Lepas Jemaah Haji, Wamenhaj Tegaskan Penertiban KBIHU
- Menhaj Gus Irfan Tegaskan Pelayanan Jemaah Haji Berlanjut hingga Kloter Terakhir
- Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan Dapat Apresiasi, Dirjen BPHU Dengarkan Banyak Testimoni
- 1.645 Jemaah Haji Tuban Tiba di Bumi Wali, Catat Sejarah Zero Meninggal Dunia
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan petugas tengah bekerja memastikan penataan tenda sesuai pengelompokan kloter hingga identitas masing-masing jamaah.
"Kami juga sudah memastikan masalah tenda untuk ada penertiban supaya semua jamaah nanti bisa mendapat tenda sesuai dengan kebutuhan, bahkan kita cek by name," ujar Dahnil dalam keterangan pers di Makkah, Jumat (22/5/2026) siang.
Menurut Dahnil, ketertiban pelaksanaan ibadah haji membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Karena itu, pemerintah melarang adanya pergerakan jamaah di luar koordinasi resmi Kemenhaj demi menjaga keselamatan jamaah pada fase krusial Armuzna.
Ia menegaskan, pemerintah tidak akan ragu menjatuhkan sanksi administratif hingga pencabutan izin bagi KBIHU yang melanggar aturan dan tetap menjalankan kegiatan di luar komando resmi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




