Gedung KPK. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com - KPK memastikan akan terus mendalami dugaan pemerasan terkait jabatan lain oleh Bupati Pati, Sudewo. Langkah ini dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan penyidik tidak menutup kemungkinan adanya praktik serupa di jabatan lain.
“Tentu (akan kami dalami). Tadi disampaikan bahwa jabatan-jabatannya kita akan lihat,” ucapnya, Rabu (21/1/2026).
Asep menjelaskan, temuan awal menunjukkan adanya dugaan pemerasan terhadap perangkat desa yang penghasilannya relatif kecil.
“Cluenya begini, yang kecil-kecil saja, perangkat desa, diambil. Padahal perangkat desa penghasilannya kecil, sudah susah, masih diminta uang,” tuturnya.
Ia menambahkan, apabila dugaan pemerasan terjadi di level bawah, maka tidak menutup kemungkinan praktik serupa juga terjadi pada jabatan lebih tinggi dengan nilai lebih besar.
“Sama yang kecil saja begitu, apalagi sama yang gedenya, itu kira-kira. Tapi belum tentu juga, kita berdasarkan dari asumsi itulah kita terus akan dalami,” imbuhnya.
Kendati demikian, Asep menegaskan KPK tetap bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti. Pendalaman dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain serta bentuk pemerasan terhadap jabatan lain.
Klik Berita Selanjutnya






