Kondisi atap ruang kelas SDN Tlagah 2 Bangkalan yang ambruk saat hujan lebat disertai angin kencang, Senin (12/1/2026).
"Jadi kantor guru, kelas 4, 5, 6 itu satu deret. Beberapa bulan lalu ruang guru ambruk. Sehingga ruang kelas 4 yang ada di sampingnya juga dikosongkan," jelas Fatma.
Secara keseluruhan, sekolah yang menampung 248 siswa ini berada dalam kondisi darurat. Fatma menyebutkan hampir seluruh fasilitas gedung sudah tidak layak huni karena faktor usia bangunan yang sudah tua.
"Semuanya rata tidak layak semua. Sudah tua dan bangunannya rapuh. Kami khawatir dengan keselamatan anak-anak," ungkapnya dengan nada cemas.
Sebagai solusi darurat agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan dengan rasa aman, Fatmawati berencana merelokasi tempat belajar para siswa ke kediaman pribadinya. "Kemungkinan sementara ke rumah saya karena dekat sekolah," jelasnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan melalui Kepala Bidang Pembinaan SD, Ali Yusri Purwanto, menyatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan di sekolah tersebut pada tahun anggaran ini.
"Iya akan kami rehab. Insyaallah rehab untuk kelas 6," pungkas Ali Yusri singkat saat dikonfirmasi mengenai tindak lanjut kerusakan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




