Kabupaten Kediri Tingkatkan Luasan Tanam, Stok Beras Bulog Cukup hingga 20 Bulan ke Depan

Kabupaten Kediri Tingkatkan Luasan Tanam, Stok Beras Bulog Cukup hingga 20 Bulan ke Depan Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun (kanan) dan Sukadi (kiri) saat menghadiri panen raya. (Ist).

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri mencatat kontribusi signifikan dalam mendukung swasembada beras nasional.

Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sukadi, mengatakan capaian tersebut ditopang peningkatan luasan tanam dan produksi padi sepanjang 2025.

Pada 2024, luasan tanam padi di Kabupaten Kediri tercatat mencapai 49.100 hektare. Memasuki 2025, berbagai program pengembangan pertanian mendorong penambahan luasan tanam lebih dari 2.330 hektare.

"Kenaikan luasan tanam ini berdampak pada peningkatan produksi padi sekitar 16.000 hingga 17.000 ton," ujar Sukadi, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, peningkatan produksi tersebut didukung pembangunan infrastruktur pertanian, mulai dari jaringan irigasi, sumur submersible, hingga koordinasi dengan Kementerian PUPR dalam pembangunan waduk dan embung untuk menjamin ketersediaan air bagi petani.

Selain infrastruktur, Pemkab Kediri juga mendorong modernisasi pertanian dari hulu hingga hilir, mencakup pembenihan, pratanam, proses panen, hingga pascapanen dengan pemanfaatan alat dan mesin pertanian.

Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri, Harisun, menyampaikan stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai 66.000 ton. 

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 20 bulan ke depan.