Salah satu pelaku yang dibekuk Polisi (rebahan)
Menurutnya, pelaku memilih motor Honda Beat warna hitam milik ketua karyawan.
“Pelaku sudah merusak kunci kontak motor korban, tetapi belum sempat membawa kabur karena korban dan teman-temannya mengetahui kejadian tersebut dan berteriak maling,” kata Edwin.
Warga kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku eksekutor. Edwin mengaku sempat menghubungi layanan darurat 112 Pemkot Surabaya, namun respons dinilai kurang cepat.
Ia lalu menghubungi Kecamatan Gubeng yang diteruskan ke Polsek Gubeng.
“Tidak sampai 10 menit setelah saya menghubungi pihak kecamatan, petugas Polsek Gubeng datang ke lokasi,” ujarnya.
Sementara itu, korban pencurian, Danu Hadi Sulistiyo (29), warga Klaten, Jawa Tengah, mengatakan saat kejadian dirinya bersama rekan-rekannya sedang berada di dalam kantor.
“Saat itu kami sedang menghitung laba penjualan. Pintu kantor tertutup dan ada tiga motor diparkir di halaman. Kami mendengar suara mencurigakan, lalu keluar dan melihat motor saya sudah dikuasai pelaku,” tutur Danu.
Dalam peristiwa tersebut, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 4152 QV sebagai barang bukti. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran Polsek Gubeng. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




