Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat membuka Festival Sapi dan Bupati Jember Cup Season 2 di Jember Sport Garden (JSG) Ajung, pada Sabtu, 1 November 2025.
Lebih lanjut, Gus Fawait mengungkapkan bahwa produktivitas padi di wilayah Jember sempat menurun, meskipun luas lahan pertanian mengalami peningkatan.
“Sebelum tahun lalu, luas lahan pertanian di Jember tercatat 86.358 hektare, dan kini bertambah menjadi 86.732 hektare. Jadi penurunan hasil bukan disebabkan alih fungsi lahan, melainkan karena kendala pada infrastruktur pertanian,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya peningkatan fasilitas irigasi dan sarana pendukung pertanian, terutama di kawasan utara dan timur Jember, agar produksi pangan dapat lebih optimal.
“Masih ada wilayah yang hanya bisa panen satu hingga dua kali dalam setahun, sementara di bagian selatan bisa tiga kali. Kami sangat berharap ada dukungan dari pemerintah pusat untuk memperbaiki infrastruktur ini,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Gus Fawait menyampaikan rasa optimistis bahwa dengan kolaborasi dari semua pihak, Kabupaten Jember akan kembali dikenal sebagai lumbung padi Jawa Timur.
“Kami ingin produktivitas pertanian di Jember terus meningkat, agar ketahanan pangan semakin kuat dan kesejahteraan petani dapat tercapai,” pungkasnya. (nga/yud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




