Mayat di Kedamean Ternyata Driver Ojol Perempuan yang Dibunuh, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Mayat di Kedamean Ternyata Driver Ojol Perempuan yang Dibunuh, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu (tengah) saat memberikan keterangan pers. Foto: Ist.

Sementara dari pemeriksaan alat kelamin korban, ditemukan cairan putih dan robekan lama pada selaput dara, namun tidak ditemukan indikasi kekerasan seksual terbaru.

"Autopsi bagian dalam tubuh korban memperkuat dugaan kekerasan fisik, dengan ditemukannya perdarahan di bawah selaput otak dan selaput laba-laba, serta resapan darah di area kepala yang berpotensi menyebabkan kematian akibat trauma berat," beber Kapolres.

Ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Sevi Ayu Claudia. Ia memastikan bahwa pihaknya tengah mendalami hasil autopsi sebagai bagian dari proses penyelidikan yang intensif.

"Dugaan sementara korban mengalami kekerasan fisik di kepala sebelum meninggal dunia. Saat ini kami masih menunggu hasil toksikologi lambung dan darah, serta hasil laboratorium dari swab vagina dan kuku tangan kanan," tandasnya.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa  empat orang saksi untuk mengungkap kasus ini lebih lanjut. Sejumlah barang bukti seperti jaket, baju hitam, dan celana abu-abu milik korban juga telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Ia menambahkan, pihak RSUD Ibnu Sina dan tim forensik menegaskan bahwa kematian korban murni diakibatkan oleh trauma berat di kepala akibat benturan benda tumpul, yang memicu perdarahan fatal.

"Kami telah mengantongi identitas terduga pelaku. Semoga pelaku segera tertangkap dan kasus ini dapat segera terungkap dengan terang," pungkas kapolres. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO