Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Tokoh Kontributif Pendidikan Islam Jawa Timur dari UINSA

Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Tokoh Kontributif Pendidikan Islam Jawa Timur dari UINSA Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima penghargaan dari Rektor UINSA Surabaya Prof. Akh. Muzakki.

Pemprov Jatim juga menginisiasi Program Beasiswa untuk Santri, di mana sejak tahun 2019 sampai 2025 melalui LPPD Provinsi Jatim telah memberikan beasiswa kepada 6.876 santri untuk jenjang S1, S2, S3, Ma’had Aly hingga S1 Universitas Al Azhar Kairo. Sedangkan tahun ini rencananya akan disalurkan beasiswa untuk 1193 santri di Jawa Timur.

"Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ternyata ada yang mencatat dan merekam. Terima kasih Pak Rektor dan UINSA. Itu artinya kita harus menguatkan kembali sinergitas, keberseiringan antara Pemprov Jatim dengan UINSA," ucapnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah juga berpesan kepada seluruh wisudawan. Ia mendorong para wisudawan agar terus mengembangkan diri menjadi seorang Enabler Leader sekaligus Game Changer

"Di tengah dinamika global, ketika di tangan orang lain impossible, di tangan anda semua menjadi possible. Dengan begitu kita bersama bisa menjadi Game Changer dengan kapasitas, kompetensi dan intelektualitas," pesan Khofifah.

"Mari membangun Perguruan Tinggi yang berdampak bagi kemaslahatan umat dan masyarakat menyongsong Indonesia Emas 2045," tandasnya.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Akh. Muzakki berpesan kepada seluruh wisudawan agar terus menjadi pribadi yang kuat dalam menghadapi segala permasalahan setelah lulus. Di tengah fenomena Generasi Strawberry, ia menekanan pentingnya untuk menjadi pribadi berbeda dari yang lain.

Tak hanya itu, di tengah gempuran dampak sosial media, ia mengingatkan agar seluruh wisudawan bisa menjadi masyarakat yang lebih bijak.

"Jejak digital tidak boleh disepelekan. Banyak terjadi penolakan oleh perusahaan terhadap calon karyawannya di tahap pengecekan latar belakang," pesannya.

"Stop scrolling, perbanyak membaca buku," pungkasnya. (dev/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Emak-emak di Surabaya Kecewa Tak Bisa Foto Bareng Jokowi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO