Agus (50), preman kampung yang kerap palak PKL di Stadion Gelora Merdeka, dilarikan ke rumah sakit usai dikeroyok warga.
Menurut Itni, Agus sering menakut-nakuti para PKL dengan mengaku punya khodam macan yang ada di tangan kiri dan kanannya.
Ia mengungkapkan, bahwa Agus pernah berkata jika mata khodamnya akan berubah jadi merah dan biru jika permintaannya tak dituruti.
"Selain bilang punya macan, Agus ini juga bilang kalau orang dalam calon Bupati Probolinggo terpilih Gus Haris. Makanya, para PKL ini was-was, apalagi sampai bawa-bawa nama bupati," ungkap ibu dua anak itu.
Iptu Djuwantoro Setyowadi, Kanitreskrim Polsek Kraksaan, membenarkan bahwa Agus sempat mengaku punya khodam macan saat dimintai keterangan di RSUD Waluyo Jati.
"Tapi saat saya tanyakan khodamnya ke mana saat dia dikeroyok, Agus mengatakan khodamnya tidak muncul, karena kalau muncul semua orang pasti mati. Mungkin keterangan ini juga karena Agus ini di bawah pengaruh minuman keras," ujar Setyo.
Diketahui, Agus harus dirawat RSUD Waluyo Jati usai dikeroyok oleh sejumlah warga yang kesal dengan ulahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




