1.645 Jemaah Haji Tuban Tiba di Bumi Wali, Catat Sejarah Zero Meninggal Dunia

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan jemaah haji asal "Bumi Wali" Kabupaten Tuban akhirnya tiba kembali di tanah air pada Senin (8/6/2026). Kedatangan para jemaah berpusat di titik kumpul utama yang disiapkan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tuban di Lapangan Kompi Senapan C 521 Tuban.

Tercatat sebanyak 1.645 jemaah yang tersebar di Kloter 26, 27, 28, 29, dan 30 dipastikan telah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Menariknya, musim haji tahun ini menorehkan catatan emas bagi pelayanan haji daerah.

"Alhamdulillah haji tahun ini Kabupaten Tuban zero meninggal dunia," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur, saat ditemui di lokasi pemulangan.

Ghofur menambahkan, kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini sangat patut disyukuri. Pasalnya, sempat ada kekhawatiran dari berbagai pihak akibat dinamika dan situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah sebelum musim haji dimulai.

Namun, berkat mitigasi dan penataan pelayanan yang matang dari Kemenhaj, pelaksanaan ibadah bagi warga Tuban berjalan sukses tanpa hambatan berarti.

"Hal ini patut kita syukuri karena pelaksanaan haji berjalan lancar dan tidak ada yang meninggal dunia," ucap Ghofur.

Capaian ini menjadi prestasi tersendiri karena dari total ribuan jemaah yang diberangkatkan, seluruhnya dilaporkan dalam kondisi bugar hingga masa pemulangan dan nihil angka kematian.

Kendati mencatatkan zero kasus meninggal dunia, Ghofur menyampaikan bahwa masih ada beberapa jemaah yang terpaksa menunda kepulangannya bersama rombongan kloter utama karena alasan kesehatan.

"Tapi masih terdapat empat jemaah yang harus menjalani perawatan kesehatan di Makkah sehingga belum dapat pulang bersama rombongan," paparnya.

Rincian jemaah yang masih tertinggal untuk menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi meliputi kloter 26: 1 jemaah; kloter 28: 2 jemaah; kloter 29: 1 jemaah.

Adapun nama-nama jemaah Tuban yang saat ini masih dipantau tim medis di Tanah Suci adalah Siti Rokayah, Maridah, Mashari, Roikana, dan Iswatin. Mereka dijadwalkan akan diterbangkan ke Indonesia mengikuti kloter berikutnya (kloter tanazul) setelah kondisi fisik mereka dinyatakan membaik dan fit to fly oleh dokter.

Keberhasilan ini disebut Ghofur sebagai buah dari komitmen reformasi birokrasi dan pelayanan yang terus digulirkan Kemenag, mulai dari fase pemberangkatan di daerah, pendampingan ibadah di Arab Saudi, hingga pengaturan alur logistik pemulangan.

"Alhamdulillah dengan segala upaya pelaksanaan ibadah haji tahun bisa berjalan lancar dan sukses, khususnya di Kabupaten Tuban," pungkas Ghofur.

Kebahagiaan mendalam juga diungkapkan oleh Yuli, salah satu jemaah haji asal kawasan Tuban Kota. Ia mengaku sangat lega bisa menunaikan rukun Islam kelima ini dengan selamat.

"Alhamdulillah ibadah berjalan lancar dan senang bisa berjumpa dengan keluarga," ujarnya singkat sambil tersenyum haru. (wan/rev)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: