Sambut Hari Kesehatan Nasional ke-60, Dinkes Kota Batu Bidik Sekolah Gelar Aksi Bergizi

Sambut Hari Kesehatan Nasional ke-60, Dinkes Kota Batu Bidik Sekolah Gelar Aksi Bergizi Pelatihan pemanfaatan modul aksi bergizi khusus untuk guru UKS/M SMP dan SMA di Kota Batu.

"Stunting bisa dicegah dengan memulai edukasi sejak dini. Kami juga menyiapkan tablet tambah darah (TTD) untuk remaja putri guna meningkatkan kesehatan dan mencegah anemia," paparnya.

Dalam konteks ini, edukasi kesehatan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga praktik yang berkelanjutan, termasuk pemahaman nutrisi yang baik dan kebiasaan hidup sehat.

Anemia yang sering terjadi pada remaja putri, menjadi salah satu fokus utama dalam program pencegahan . Kurangnya zat besi dalam tubuh dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka, yang dapat berlanjut hingga masa kehamilan di kemudian hari.

"Penting untuk menjaga kesehatan remaja perempuan agar tidak berdampak pada kehamilan dan kesehatan janin di masa depan," kata Hasanatul.

Melalui program ini, diharapkan remaja putri dapat lebih memahami pentingnya asupan gizi yang seimbang dan peran vital mereka dalam menjaga kualitas kesehatan.

Seorang Peserta pelatihan pemanfaatan modul aksi bergizi yang juga guru Bimbingan Konseling (BK) dari SMAN 02 Batu, Renna Yulia Lestari menyampaikan pendapatnya mengenai pelatihan ini.

"Dengan mengikuti pelatihan modul aksi bergizi, kita mendapatkan wawasan dan tambahan pengetahuan tentang kesehatan remaja," ungkapnya.

Menurut wanita cantik ini, modul yang telah dikembangkan sangat bermanfaat sebagai panduan dalam memfasilitasi sesi belajar mengajar tentang materi gizi dan kesehatan remaja.

Modul tersebut tidak hanya menawarkan teori, tetapi juga dilengkapi dengan permainan interaktif. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi guru dalam menyampaikan materi kepada siswa dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan.

Ia menekankan, Kegiatan interaktif ini memberikan kesempatan bagi dirinya untuk berkreasi dalam pembelajaran, sehingga siswa lebih tertarik untuk belajar tentang pentingnya gizi

Dengan adanya pelatihan ini, Renna dan rekan-rekannya berharap dapat menerapkan pengetahuan yang didapat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat. Mereka percaya bahwa pendidikan gizi yang baik di sekolah akan berdampak positif bagi kesehatan remaja, baik dalam hal perkembangan fisik maupun mental.

Pelatihan modul aksi bergizi ini adalah langkah awal yang diharapkan dapat menjadikan para guru lebih siap dalam mendidik generasi muda tentang pentingnya pola makan yang sehat dan seimbang. (adv/adi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO