Pj Bupati Pasuruan Andriyanto saat menemui ratusan banser di depan pintu masuk Gedung Maslahat.
Dalam aksi tersebut, Banser juga meminta kepada Pj Bupati Pasuruan untuk meminta maaf secara terbuka. Permintaan tersebut disanggupi Andriyanto untuk bertemu langsung dengan Irsyad Yusuf yang difasilitasi oleh Sekda Kabupaten Pasuruan.
Ia berharap kesalahpahaman ini bisa segara selesai.
Kasus ini bermula saat sidang paripurna LKPJ 2023 pada Senin (26/2/2024) lalu. Saat itu ada permintaan dukungan konsumsi dari dinas pertanian berupa kopi khas Pasuruan.
Ada beberapa gelas kopi yang digunakan dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan pada. Namun, logo Kopi Kapiten yang tercetak pada gelas dicoret dengan spidol hitam pada bagian wajah Irsyad Yusuf.
Hal itu pun menjadi kasak-kusuk di kalangan anggota dewan dan beberapa wartawan yang bisa ngepos di gedung DPRD.
Mereka berdalih pencoretan logo cup tersebut kurang etis karena tidak menghargai karya kepala daerah pendahulu yang sudah berjuang untuk menciptakan branding daerah. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




