SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Berniat menggusur dominasi Tri Rismaharini, Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Benjamin Kristianto maju sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya di Pilwali, 9 Desember mendatang. Politisi yang juga berprofesi sebagai dokter itu, hari ini, Minggu (17/5), mengambil formulir pencalonan di Kantor DPC Gerindra Surabaya, Jalan Gayungsari Barat 2.
Benjamin yang datang beserta rombongan, yaitu beberapa anggota organisasi sayap Partai Gerindra, Perempuan Indonesia Raya 5an Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) itu, disambut langsung oleh Ketua DPC Gerindra Surabaya, BF Sutadi dan beberapa pengurus partai.
BACA JUGA:
- PDIP Minta Mahar Hingga Rp 10 M, Cawawali Surabaya Punya Uang Berapa?
- PKB Intruksikan Kader Sosialisasikan Fandi Utomo sebagai Cawali Surabaya
- Di Depan 700 Kiai MWCNU-Ranting NU se-Surabaya, Kiai Asep: Wali Kota Surabaya Harus Kader NU
- Rekap Pilkada Surabaya Tingkat Kecamatan Selesai: Risma-Whisnu 86,35%, Rasiyo-Lucy 13,65%
Usai mengambil formulir, Benjamin mengaku siap bersaing dengan Risma untuk merebut kursi L1, Surabaya. "Harus ada generasi-generasi baru di Surabaya ini. Masyarakat ingin tidak hanya disuguhi penataan taman-taman indah, tapi juga perlu ada pembentukan generasi-generasi yang mumpuni, dan cerdas," sindir Benjamin terhadap gaya kepemimpinan Risma.
Dengan alasan itulah, Benjamin yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur itu, mengaku terpanggil untuk membangun Kota Pahlawan lebih baik di lima tahun ke depan.
"Atas dasar itulah saya terpanggil untuk membangun Kota Surabaya dengan menciptakan generasi-generasi layak, sehat, berpendidikan, pintar dan sejahtera," akunya yakin.
Terkait peluang dia menggusur elektabilitas Risma yang saat ini, bisa dibilang belum ada tandingannya, Benjamin mengaku sangat optimis mampu membangun massanya.
"Saya lihat, salah satu kelemahan bangsa kita, masih terpengaruh pencitraan. Bukan hanya di kota, tapi juga nasional. Kalau masyarakat mampu berfikir secara luas, maka mereka akan merasakan, selama ini apa yang sudah mereka terima?" tanya dia.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




