Jumat, 19 April 2019 06:16

AJI Bojonegoro Minta Perusahaan Media Perhatikan Gaji Jurnalis

Jumat, 01 Mei 2015 18:15 WIB
AJI Bojonegoro Minta Perusahaan Media Perhatikan Gaji Jurnalis
AKSI. Sejumlah anggota AJI Bojonegoro saat menggelar aksi di depan kantor Pemkab setempat. Foto: eky nurhadi/BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Di hari buruh internasional atau may day 1 Mei 2015 ini, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bojonegoro juga menggelar aksi damai. Aksi itu digelar di depan Pemkab setempat, Jumat siang (1/5).

Para jurnalis itu menyuarakan pesan bahwa di Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Bojonegoro masih banyak para awak media yang digaji perusahaannya jauh dibawah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), sehingga para jurnalis itu jauh dari kata sejahtera.

Khorij Zaenal Asrori, salah satu anggota AJI mengatakan, saat ini musuh awak media bukan lagi pemerintah maupun polisi. Namun, musuh yang paling dekat tersebut adalah perusahaan medianya sendiri.

"Hal ini terbukti masih banyaknya kawan-kawan jurnalis yang gajinya dibawah UMR atau UMK. Inilah yang menyebabkan banyak penyimpangan etika jurnalis seperti menerima amplop dan penyimpangan lain," tegas Khorij.

Para anggota AJI itu berharap, seluruh awak media, khususnya yang berada di bawah naungan bendera AJI di Bojonegoro bisa mendapat haknya secara penuh sehingga bisa melakukan tugas peliputan dengan beretika dan bersih.

"Tentunya, hal ini setelah dipenuhinya hak-hak para awak media oleh perusahaannya masing masing, baik dari segi jumlah gaji hingga jaminan kesehatan yang seringkali masih diabaikan oleh para pengusaha," tandasnya.

AJI Bojonegoro juga mengutuk perusahaan media yang selama ini tidak memberikan upah layak kepada jurnalisnya, baik tingkat lokal, regional dan nasional. "Imbasnya, kalau jurnalisnya tidak digaji secara layak nanti akan menerima amplop dan lain-lain. Sesuai kode etik jurnalis hal itu dilarang," pungkasnya. (nur/rvl)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...