Minggu, 17 Februari 2019 09:49

AJI Bojonegoro Minta Perusahaan Media Perhatikan Gaji Jurnalis

Jumat, 01 Mei 2015 18:15 WIB
AJI Bojonegoro Minta Perusahaan Media Perhatikan Gaji Jurnalis
AKSI. Sejumlah anggota AJI Bojonegoro saat menggelar aksi di depan kantor Pemkab setempat. Foto: eky nurhadi/BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Di hari buruh internasional atau may day 1 Mei 2015 ini, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bojonegoro juga menggelar aksi damai. Aksi itu digelar di depan Pemkab setempat, Jumat siang (1/5).

Para jurnalis itu menyuarakan pesan bahwa di Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Bojonegoro masih banyak para awak media yang digaji perusahaannya jauh dibawah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), sehingga para jurnalis itu jauh dari kata sejahtera.

Khorij Zaenal Asrori, salah satu anggota AJI mengatakan, saat ini musuh awak media bukan lagi pemerintah maupun polisi. Namun, musuh yang paling dekat tersebut adalah perusahaan medianya sendiri.

"Hal ini terbukti masih banyaknya kawan-kawan jurnalis yang gajinya dibawah UMR atau UMK. Inilah yang menyebabkan banyak penyimpangan etika jurnalis seperti menerima amplop dan penyimpangan lain," tegas Khorij.

Para anggota AJI itu berharap, seluruh awak media, khususnya yang berada di bawah naungan bendera AJI di Bojonegoro bisa mendapat haknya secara penuh sehingga bisa melakukan tugas peliputan dengan beretika dan bersih.

"Tentunya, hal ini setelah dipenuhinya hak-hak para awak media oleh perusahaannya masing masing, baik dari segi jumlah gaji hingga jaminan kesehatan yang seringkali masih diabaikan oleh para pengusaha," tandasnya.

AJI Bojonegoro juga mengutuk perusahaan media yang selama ini tidak memberikan upah layak kepada jurnalisnya, baik tingkat lokal, regional dan nasional. "Imbasnya, kalau jurnalisnya tidak digaji secara layak nanti akan menerima amplop dan lain-lain. Sesuai kode etik jurnalis hal itu dilarang," pungkasnya. (nur/rvl)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...