Zoom meeting pemantauan pilkades serentak oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Gelaran pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kota Batu dipantau langsung oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa Kemendagri memantau secara virtual melalui zoom meeting, Minggu (28/8/2022).
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, dalam arahannya berpesan agar Pemerintah Kota Batu tetap mewaspadai kasus Covid-19, terutama sejak munculnya varian Omicron BA.4 dan BA.5.
BACA JUGA:
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
- Pemkot Batu Amankan Aset PSU Rp741 Miliar dari Pengembang
- Siap Taati Aturan, Pengacara Mikutopia Sebut Amdal Masih dalam Proses
Sebagai langkah antisipasi, ia meminta pemda yang menggelar pilkades serentak agar selalu menerapkan 5M, memaksimalkan vaksinasi Covid-19, memperkuat PPKM mikro melalui posko desa, dan memantau kondisi penyebaran Covid-19 usai pilkades berakhir. Sebab, pemungutan suara saat pilkades rawan kerumunan.
“Tolong diatur, jangan sampai ada (warga) yang menumpuk. Tetap diatur irama dan sirkulasi yang datang ke TPS,” imbau dia.
Sementara Wali Kota Batu Hj Dewanti Rumpoko dalam kesempatan itu menyampaikan ada 5 desa yang menggelar pilkades serentak dengan 20 calon kepala desa. Dari 5 desa itu, total ada sebanyak 26.830 pemilih yang masuk DPT (daftar pemilih tetap).







