Rabu, 28 Oktober 2020 09:14

Dua Begal Berjimat di Surabaya Ditembak Mati

Rabu, 29 April 2015 00:46 WIB
Dua Begal Berjimat di Surabaya Ditembak Mati
Petugas menunjukkan barang bukti dan foto Khoirudin dan Mad Hasan alias Bogang, dua begal raja tega, yang ditembak mati polisi. Foto: rusmiyanto/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mad Hasan alias Bogang (28) warga Dusun Besabe, Desa Bringin, Kecamatan Tambelang, Sampang, tinggal di Jl Dukuh Kupang Timur, dan Khoirudin (23) warga Jl Darmo Kali ditembak mati anggota unit Resmob Polrestabes Surabaya, di Jl Kenjeran, Selasa (28/4) dini hari, pukul 03.00 wib.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete menandaskan, menembak mati dua begal ini terpaksa dilakukan karena keduanya dikenal sebagai begal raja tega.

Setiap merampas atau merampok, dua begal ini selalu bersenjatakan pisau penghabisan. Jika calon korban melawan. Tanpa banyak kata, "Cus!" Korban ditusuk atau dibacok. Bogang, selalu membawa jimat kekebalan saat beraksi.

“Tersangka merupakan residivis kasus Curanmor yang sudah tiga kali masuk penjara dalam kasus yang sama. Mereka pernah ditembak kakinya dalam aksi sebelumnya. Namun setelah keluar dari penjara, keduanya tak pernah jera dan terus menebar teror,” sambungnya.

Meski sudah melakukan tembak mati, anggota crime hunter masih memburu residivis lain. “Saat ini anggota Crime Hunter Polrestabes Surabaya masih melakukan pengembangan dengan memintai keterangan saksi-saksi, serta memeriksa CCTV yang kebetulan merekam mereka beraksi,” tambahnya.

Di tubuh pelaku Hasan alias Bogang yang terbujur kaku, ditemukan kain kafan hitam yang didalamnya terdapat jimat.

Diduga, jimat ini untuk kekebalan. Karenanya, pelaku tak takut ketika berhadapan melawan polisi. “Mungkin karena percaya diri membawa jimat, kedua pelaku nekat menyerang petugas. Setelah dua kali tembakan peringatan tak digubris, maka tembakan anggota Crime Hunter Polrestabes berikutnya diarahkan ke dada,” pungkasnya.

Catatan polisi, aksi terakhir dua begal ini dilakukan di Jl Ciremai. Sasarannya adalah Motor Yamaha L 6787 TV yang dikendarai Medya Aries Tamala warga Jl Dukuh Kupang Timur. Dua begal yang mengendarai Honda Vario L 5074 XZ memepet korban.

Tanpa ba bi bu, langsung menodongkan pisau penghabisan kepada korban.

Karena ketakutan, korban membiarkan pelaku membawa kabur motornya. Korban segera menelepon satu keluarganya yang kebetulan anggota Kepolisian.

Dalam hitungan menit, laporan langsung dilanjutkan ke SatReskrim Polrestabes Surabaya. Yang diketahui adalah nopol motor yang digunakan pelaku. Anggota unit Resmob Polrestabes Surabaya disiagakan di titik-titik rawan. Termasuk di Jl Kenjeran yang kerap dijadikan akses jalan untuk melarikan motor hasil kejahatan.

Akhirnya diketahui pelaku melintas di Jl Kenjeran ini. Anggota Resmob memberhentikan, dan tentu saja mereka memilih kabur. Anggota Resmob memberikan tembakan peringatan.

Bukannya berhenti, malah mereka berbalik arah menuju ke polisi, sambil menghunus pisau pengabisan. Dirasa pelaku mengancam keselamatan, polisi melakukan tembakan ke dada dua pelaku. Pelaku roboh namun masih bernyawa.

Polisi segera melarikan mereka ke RSUD dr Soetomo. Hasan alias Bogang menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit, sedangkan Khoirudin tewas, 1 jam kemudian.

Barang bukti diamankan adalah dua pisau penghabisan, motor hasil kejahatan dan kunci T. Tiga poket sabu seberat 1 gram yang berada di dompet Mad Hasan, serta sebuah jimat terbungkus kain kafan hitam. (yan/ros/sta) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...