Wakil bupati Blitar Drs Rijanto saat memberikan bantuan kepada keluarga korban TKI. Foto: tri susanto/BANGSAONLINE
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Blitar adalah salah satu daerah dengan jumlah TKI terbesar di Jawa Timur, dengan berbagai sektor pekerjaan. Ini memberi dampak positif. Salah satunya adalah potensi bagi TKI untuk mendapatkan kesekjahteraan yang layak.
Jumlah TKI yang sangat besar ini harus mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Daerah. Apalagi para TKI ini juga harus menghadapi resiko saat bekerja di luar negeri.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Resiko kecelakaan kerja adalah konsekuensi yang seringkali harus dibayar TKI. Untuk itu berbagai upaya harus dilakukan untuk meminimalisir terjadinya resiko kecelakaan kerja.
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Pelatihan dan Produktivitas (Pentalattas) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Blitar, Ir Yudi Priono mengatakan, selama ini tidak sedikit TKI mengalami kecelakaan saat bekerja di negara tujuan. Bahkan sebagian meninggal dunia. Selain itu juga ada TKI yang meninggal di luar negeri karena sakit atau faktor lain.
Setiap ada TKI meninggal dunia, Pemkab Blitar berupaya maksimal untuk membantu berbagai hal yang berkaitan dengan TKI ini. "Kami berupaya untuk memasilitasi TKI yang meninggal di luar negeri. Baik itu dalam hal pemulangan jenazah maupun hak sebagai tenaga kerja yang harus dibayarkan,’’ ujarnya.
Selain itu, Pemkab Blitar juga memberikan bantuan kepada keluarga TKI. Bantuan berupa 1 kwintal beras bagi setiap TKI yang meninggal dunia. Sampai saat ini Pemkab Blitar sudah menyalurkan 4 kwintal beras kepada keluarga TKI. Jumlah itu sesuai dengan jumlah TKI yang meninggal selama tahun 2015 yang berjumlah 4 orang.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




