Jumat, 19 April 2019 16:31

Hasil Hubungan Gelap, Ibu yang Cantolkan Bayi di Spion Mobil Ditangkap

Jumat, 17 April 2015 15:04 WIB
Hasil Hubungan Gelap, Ibu yang Cantolkan Bayi di Spion Mobil Ditangkap
Foto: merdeka.com

SURABAYA – BANGSAONLINE.com - Ternyata bayi yang mulutnya diplester dan dicantolkan di spion mobil Chevrolet di Jalan Manyar Tirto Asri Surabaya hasil hubungan gelap. Kanah (36), ibu bayi perempuan itu, mengaku panik karena malu sehingga ia nekat membungkus bayi itu dengan plastik hitam lalu dicantolkan di spion mobil yang diparkir dipinggir jalan. Kanah berasal dari Desa Karang Pakis, Kediri, Jawa Timur. Ia ditangkap polisi dalam waktu tak sampai 24 jam setelah peristiwa yang menggegerkan warga Surabaya itu.

Kanah bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Surabaya. Selama bekerja, Kanah kos di Jalan Tirto Asri 11 Nomor 2, Surabaya.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Taufik Yulianto, mengungkapkan Kanah sudah bersuami dan punya anak. Namun sudah tidak kumpul lagi bersama suami dan anaknya. Kanah indekos sendirian di Surabaya.

"Saat mengandung, pelaku panik. Dia tidak mungkin meminta tanggung jawab suaminya, karena sudah lama pisah ranjang," kata Kapolsek Sukolilo, Jumat (17/4).

Menurut Kapolsek, saat ini kondisi pelaku masih shock dan lemas, sehingga belum bisa memberikan keterangan banyak.

"Tapi yang jelas, pelaku mengaku tidak ada niat membuang bayinya. Dia sengaja membuang bayi itu, dengan harapan ada yang menolong dan merawatnya," terang Taufik.

Taufik melanjutkan, karena bingung, pelaku tidak tahu harus di kemanakan bayi perempuannya itu. "Akhirnya dengan perasaan bingung, pelaku meletakkan bayinya di kaca spion mobil, agar ada yang menolong," lanjutnya.

Kanah sendiri, saat melahirkan bayinya di kamar kos, tanpa bantuan orang lain. "Dia sendiri yang juga memotong tali pusar bayinya. Kita belum tahu siapa bapak dari anak ini. Sebab suami pelaku sudah lama berpisah tapi statusnya belum cerai. Pelaku juga belum mau ngomong siapa laki-laki dari bayi yang dikandungnya," pungkas Taufik.

Seperti diberitakan, Kamis pagi, Warsi, warga Jalan Manyar Tirto Asri menemukan bayi dalam kantung plastik warna hitam. Bayi yang menggantung di spion mobil itu, mulutnya dilakban.

Kemudian warga sekitar menolongnya dengan memberi susu formula, untuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Haji Sukolilo. Saat dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut sudah membiru karena hawa dingin akibat diguyur hujan. Pada tali pusarnya juga dipotong pendek, sehingga darahnya terus merembes dari sela pusarnya.

Sumber: merdeka.com
Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...