Polresta Sidoarjo Tangkap Sindikat Pencuri yang Biasa Beroperasi di Juanda dan Bungurasih

Polresta Sidoarjo Tangkap Sindikat Pencuri yang Biasa Beroperasi di Juanda dan Bungurasih Ketiga tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan yang ditangkap Satreskrim Polresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Sindikat pencuri yang biasa beroperasi di antara Bandara Internasional sampai Terminal dibekuk Unit Pidum Satreskrim . Mereka adalah JP warga Sukodono, Sidoarjo; HS warga Semampir, Surabaya; dan SM warga Jombang Kota.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan bahwa mereka adalah para pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) yang sudah beberapa kali beraksi di tempat yang sama. Ia menuturkan, salah satu pelaku adalah residivis dengan kasus yang sama, di Lamongan.

"Pengakuan tersangka sudah beraksi 8 kali, namun anggota menyita barang bukti belasan ATM korban dari tangan tersangka. Kemungkinan lebih dari 8 kali beraksi," ujarnya, Jumat (22/10).

Kusumo memaparkan, ada dua modus yang biasa dilakukan para tersangka. Pertama menawarkan tumpangan dari sampai tujuan korban. Modus kedua adalah para tersangka berpura-pura menjadi orang Malaysia yang menawarkan berlian palsu.

Mereka ditangkap berdasarkan laporan korban yang merupakan warga dari Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Mujiman, saat hendak pulang ke Boyolangu, Tulungagung. Waktu itu, korban turun dari pesawat terbang di Bandara Internasional dan akan menuju ke Terminal

Ketika korban naik bus Damri, ia didekati oleh salah satu tersangka JP, dan tersangka menawarkan pulang bareng ke Tulungagung, dengan dijemput kedua saudaranya di .

"Kedua tersangka HS dan SM sudah menunggu di dengan mengendarai mobil Mitsubishi Xpander, warnah putih," kata Kusumo.

Setelah bertemu, korban dan para tersangka berangkat dari menuju Tulungagung. Namun, sesampainya di Geluran, tersangka HS yang posisinya sebagai sopir beralasan ngantuk dan mengajak untuk meminum kopi.

Simak berita selengkapnya ...