Sebut Angka Kemiskinan Hampir Capai 50 Persen Penduduk, Kadinsos Bangkalan Dicecar Banggar

Sebut Angka Kemiskinan Hampir Capai 50 Persen Penduduk, Kadinsos Bangkalan Dicecar Banggar Kadinsos Bangkalan Wabagio (kanan) saat rapat dengan Anggota Banggar DPRD dan Timgar Bangkalan membahas KUA PPAS tahun 2022, Rabu (1/9/2021).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Wabagio, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Bangkalan dicecar oleh Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bangkalan, terkait melejitnya angka kemiskinan di Kota Bangkalan, saat rapat KUA PPAS TA 2022 di Ruang Banggar.

Menurut Mahmudi, anggota Banggar, angka kemiskinan yang dipaparkan kadinsos tidak sama dengan angka Badan Pusat Statistik (BPS) Bangkalan, yang tercatat hanya sebanyak 204.000 orang dari jumlah penduduk 1.060.000 jiwa. Sementara dari dinsos, angka kemiskinan disebut mencapai 501.714 orang dari total 1.082.656 jiwa.

Mahmudi geram terkait melejitnya angka kemiskinan yang hampir 50 persen penduduk Bangkalan. Ia curiga jika angka ini adalah hasil manipulasi data agar dana kucuran bansos mengalir.

"Apakah ini hanya manipulasi data mensiasati bansos, atau riil di lapangan saya tidak tahu. Atau memang dibuat miskin agar pencairan bansos dan lain-lain," ungkapnya kepada media.

"Jika kemiskinan betul berada di angka 501.714 jiwa, maka kinerja bupati buruk, bahkan disclaimer, sangat buruk," ucapnya.

Simak berita selengkapnya ...