Menhaj RI, Muchamad Irfan Yusuf, didampingi Wamenhaj Dahnil Anhar Simanjuntak saat melakukan sidak. Foto: MCH 2026.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Menjelang penutupan Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa para petugas masih memiliki PR.
“Alhamdulillah, 20 hari yang ternyata terasa singkat ini hampir selesai. Dan kita berharap akan ditutup oleh presiden. Tapi belum berarti selesai, karena masih ada PR, yaitu online bahasa arab dan tiap hari akan dipantau upaya menjaga kebugaran fisik petugas,” papar Gus Irfan, sapaan Menhaj RI saat melakukan sidak di Asrama Haji Pondok Gede dan Lapangan Bola Galaxy Halim Makodau I, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, masih ada waktu 2 hingga 3 bulan menjelang penyelenggaraan haji bagi petugas, untuk terus berupaya menjaga kebugaran fisik. Mengingat, haji merupakan ibadah yang dominan menggunakan fisik.
“Agar siap secara fisik, pengetahuan, dan lebih penting lagi siap mental untuk melayani tamu Allah,” tuturnya.
Cucu pendiri Nahdlatul Ulama itu juga menyampaikan telah mendapat laporan evaluasi diklat yang digelar selama 20 hari.
“Alhamdulillah, saya dapat laporan evaluasi awal 90% bagus. Tapi besok saya dapat laporan resmi perkembangan selama 20 hari,” jelasnya.
Terkait penutupan diklat yang akan ditutup oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Gus Irfan menyampaikan pihak protokol telah mengunjungi Lapangan Makodau I.
“Tadi malam tim dari protokol sudah cek lapangan, tapi pasti atau tidaknya tergantung besok pagi,” pungkasnya. (msn)






