Kemenag Situbondo saat menggelar Aksi Peduli Banjir Besuki dan Banyuglugur. Foto: Ist.
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo peduli terhadap bencana banjir yang melanda di wilayah barat, seperti di Kecamatan Besuki dan Kecamatan Banyuglugur, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini memberikan spirit baru kepada korban yang terdampak bencana banjir. Terdapat 54 titik sasaran yang mendapat perhatian dari Kemenag Situbondo.
BACA JUGA:
- 20 Pasangan di Situbondo Ikuti Nikah Massal Gratis, Dapat Hadiah Bulan Madu
- Belum Terealisasi, DPRD Situbondo Pertanyakan Perbaikan Rumah Terdampak Banjir
- Rapat Penanganan Banjir di Situbondo: Rp15 Juta per Rumah untuk Korban Terdampak
- Desak BTT Dicairkan, Tokoh Masyarakat Nilai Bupati Situbondo Tak Miliki Sense of Crisis soal Banjir
Di antaranya madrasah diniyah, taman pendidikan qur'an, pondok pesantren, masjid, dan musholla.
Hadirnya Kemenag di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama, serta mengimplementasikan bagian dari Astra Protas Kementerian Agama.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubag TU Kemenag, Kepala Seksi Bimas Islam, Kepala Seksi Zawa, Kepala Seksi PAI, Kepala KUA Kecamatan Besuki, Penyuluh Agama Islam, Pengawas Madrasah, serta seluruh nahkoda Kemenag Situbondo.
Kasi Bimas Islam Kemenag Situbondo, Buhadi Den Anom, menjelaskan peduli terhadap sesama adalah rangkaian kegiatan kemanusiaan membantu saudara yang tertimpa musibah, salah sautnya banjir. Hal ini senapas dengan kalam ahli sastra:
كن لذي الضر والبلوى مساعدا
واعن عند أمر جل و حل معضلا






