Ketua PCNU Sumenep: Kok Beaya Rp 15 M yang Diekspose, Kayak EO Saja

Ketua PCNU Sumenep: Kok Beaya Rp 15 M  yang Diekspose, Kayak EO Saja Panji Taufik, Ketua PCNU Sumenep.

"Untuk berbagai kebutuhan tersebut, anggaran muktamar NU kali ini diperkirakan habis Rp 15 miliar," terang Gus Ipul, yang juga salah satu Ketua PBNU.

Menurut Kiai Panji, membesar-besarkan beaya Muktamar, apalagi jika beaya itu bukan dari swadaya warga NU, sama dengan menghalangi niat ibadah warga NU yang ingin berkhidmat di organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu.Sebab dalam sejarah NU beaya Muktamar selalu berasal dari swadaya warga NU meski tak menolak sumbangan dari luar. “Seharusnya itu kembali ke pesantren. Bukan hanya tempatnya yang kembali ke pesantren, tapi pola pikir dan praktik keberagamaannya,” kata Kiai Panji.

Ia mengaku terharu ketika Munas NU di Cirebon yang beayanya berasal dari swadaya masyakat. Ada yang menyumbang beras, daging dan sebagainya. Menurut dia, tradisi swadaya ini seharusnya yang dipertahankan dan dikembangkan NU, terutama panitia Muktamar.

“Sekarang kok malah kayak EO,” katanya.Ia mengaku prihatin kalau seperti EO karena jelas bertentangan dengan tradisi NU yang guyub dan penuh gotong royong. Apalagi NU tak kekurangan tenaga. Warga NU selalu siap karena bekerja di NU niat ibadah.

Ia juga mengaku geli ketika mendengar ada draft usulan soal sistem pemilihan Rais Aam lewat Ahlul Halli wal Aqdi. “Saya geli ya. Kok itu yang diributkan. Kok bukan program yang menghasilkan keputusan-keputusan strategis demi bangsa ke depan,” katanya.

Menurut dia, NU seharusnya sudah melewati masalah kecil dan teknis seperti itu. “Saya tertarik dengan pernyataan Wapres Jusuf Kalla bahwa NU harus jadi pengekspor Islam moderat ke seluruh dunia. Tapi kalau kita di internal NU masih seperti ini gimana,” katanya. (tim)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO