Kamis, 29 Juli 2021 08:54

Bupati Hendy: Kita Itu Pelayan, Bukan Dilayani

Senin, 17 Mei 2021 18:59 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
Bupati Hendy: Kita Itu Pelayan, Bukan Dilayani
Bupati Hendy saat memimpin apel bersama jajaran OPD di lingkungan Pemkab Jember di depan kantor pemkab, Senin (17/5).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Hari pertama aktif kerja pasca libur lebaran, Senin (17/5), Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang selama kurang lebih 3 bulan ini bekerja keras dan ikhlas hingga dapat mencapai banyak hal.

Apresiasi yang disebut Hendy kepada jajaran di bawahnya adalah kerja keras dalam mengupayakan APBD dengan tenggat waktu yang relatif singkat, sehingga dapat memberikan hak karyawan berupa THR, TPP, dan juga gaji perangkat desa yang sempat nunggak selama 5 bulan.

"Ini kerja keras dan kerja ikhlas kita semua," kata Hendy saat menggelar apel bersama jajaran OPD di lingkungan Pemkab Jember di depan kantor pemkab, Senin (17/5).

Menurutnya, iklim kerja yang demikian patut diapresiasi dan harus dipertahankan. "Iklim kerja yang kompak seperti ini harus terus ditunjukkan oleh kita sebagai pelayan masyarakat," sambungnya.

BACA JUGA : 

Penyebab Rapor Merah BPK, Bupati Hendy Minta PPK Tanggung Jawab Soal Proyek Wasatafel 2020

Rapat Bahas Sektor Pertanian Bareng Mentan, Bupati Jember Paparkan Potensi Tembakau dan Kopi Robusta

Ikhtiar Illahiyah, Wabup Jember Gus Firjaun Pimpin Doa Bersama Mohon Pandemi Covid-19 Cepat Berakhir

Pemkab Jember Kembali Salurkan Bansos, Bupati Hendy: Ini Wujud Nyata Kehadiran Pemerintah

Dalam apel tersebut, Hendy didampingi oleh wakilnya, MB Firjaun Barlaman (Gus Firjaun). Bersamanya, ia bertekad mengusung jargon kolaborasi, akselerasi, dan sinergi.

Di hadapan karyawan pemkab, dirinya kembali menegaskan komitmennya dalam melayani masyarakat, bahwa dalam bekerja bukan hanya pulang tepat waktu. Namun, harus mampu memberi pelayanan baik kepada masyakat. "Kita itu adalah pelayan, bukan dilayani," pungkasnya. (yud/eko/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...