Presiden Jokowi memberikan pernyataan resmi dari samping mushola yang rusak akibat guncangan gempa di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
MALANG, BANGSAONLINE.com - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Malang, tepatnya di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kamis (29/4) sore.
Didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., Jokowi meninjau kondisi terakhir penanganan warga terdampak gempa bumi beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:
- BREAKING NEWS! Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- Roy Suryo dan Rismon Sianipar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Ungkap Dua Klaster
- KPK Dianggap Tak Masuk Akal, Mahfud MD: Jika Mau Selidiki Dugaan Mark up Whoosh Tak Perlu Laporan
- DPD PSI Gresik Klaim Sejumlah Kader Partai Siap Bergabung
Majang Tengah dipilih dalam kunjungan ini karena merupakan salah satu dari sejumlah lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Malang. Di lokasi ini, Presiden juga meninjau tenda trauma healing, dapur umum, tenda pengungsi, hingga perkembangan pembangunan rumah sementara bagi warga terdampak yang digagas Pemerintah Kabupaten Malang.
Turut serta dalam kunjungan ini, di antaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Sekretaris Kabinet Pramono Agung.
Usai melakukan peninjauan, Presiden Jokowi memberikan pernyataan resmi dari samping mushola yang rusak akibat guncangan gempa berlokasi di tengah perkampungan warga.
"Sore ini saya berada di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, untuk meninjau gempa bumi yang terjadi beberapa hari yang lalu. Tadi saya sudah mendapatkan laporan kerusakan khusus untuk yang di Kabupaten Malang. Ada 1.716 rumah, baik yang rusak berat, sedang, dan ringan," terang Presiden Joko Widodo dalam keterangan resminya dari Majang Tengah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




