Rabu, 12 Mei 2021 02:54

Ops Yustisi Gabungan di Jombang, Tegakkan Prokes dan Persempit Ruang Gerak Teroris

Rabu, 31 Maret 2021 14:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Ops Yustisi Gabungan di Jombang, Tegakkan Prokes dan Persempit Ruang Gerak Teroris
Pasukan gabungan saat memeriksa barang bawaan pengendara.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Operasi yustisi oleh petugas gabungan di Kabupaten Jombang digelar di pintu masuk kota, Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Selain untuk penegakan protokol kesehatan, sekaligus juga mempersempit ruang gerak jaringan teroris pasca penangkapan terduga teroris di Kabupaten Nganjuk, Rabu (31/03/21).

Sejumlah pengendara yang masuk ke pusat Kota Jombang dan kedapatan tidak memakai masker langsung dihentikan petugas. Tak hanya itu, pengendara yang membawa barang mencurigakan juga dihentikan untuk diperiksa. Hal itu guna mengantisipasi insiden seperti ledakan bom bunuh diri di depan gereja Katedral di Makassar, Sulawesi Selatan pada akhir pekan lalu

Perwira Pengawas Polres Jombang, AKP Moch Mukid mengatakan razia gabungan itu melibatkan personel dari Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan kabupaten setempat. Sebagai upaya mengantisipasi jaringan teroris masuk ke kota santri.

BACA JUGA : 

Jelang Lebaran, Satgas Covid-19 Probolinggo Pantau Sejumlah Pertokoan

Hari Pertama Penyekatan di Jombang, Belasan Kendaraan Pemudik Terpaksa Putar Balik

Nyalakan Genset, Seorang Petani di Jombang Tewas Tersengat Jebakan Tikus

​Polres Jombang Tangkap Tiga Orang Pembuat Petasan, Satu Residivis

“Razia ini sebagai upaya antisipasi teroris di sini. Terlebih, Kabupaten Jombang menjadi perlintasan yang potensial masuknya teroris. Kita cegah sedini mungkin agar itu tidak terjadi. Kita ketahui, Tim Densus 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris di Nganjuk berinisial LAM (25), warga Dusun Kentingan, Desa Puhkerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, pada Selasa (30/03) kemarin,” tuturnya.

Diungkapkan pria yang saat ini menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Jombang, Polri bersama instansi terkait mengintensifkan pengamanan dan razia supaya kondisi wilayah hukum Polres Jombang aman, tertib, dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan.

“Razia ini sekaligus menjelang peringatan Paskah dan menghadapi datangnya bulan suci Ramadan 1442 H, agar aman dari segala bentuk gangguan Kamtibmas,” ujar Mukid.

Masih menurut Mukid, sejauh ini situasi di Kabupaten Jombang masih cukup aman dan kondusif. Kendati begitu, pihaknya tidak akan lengah terhadap segala macam aktivitas yang berpotensi terjadinya gangguan.

“Tadi ada beberapa pengendara yang kita periksa barang bawaannya, dan tidak ditemukan benda yang mencurigakan, seperti sajam, narkoba, bom, maupun barang terlarang lainnya. Sejauh ini masih dalam kondisi aman terkendali,” terangnya.

Sementara, dalam razia tersebut ditemukan 157 orang pelanggar protokol kesehatan tak pakai masker. Sanksinya pun beragam. Mulai penyitaan identitas KTP hingga sanksi sosial di tempat, yakni menyanyikan lagu kebangsaan serta push-up.

“Rinciannya, sita KTP 5 orang, sanksi teguran 138 orang, dan 14 orang mendapat sanksi sosial,” pungkas Mukid. (aan/rev)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Selasa, 11 Mei 2021 06:09 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Penangkapan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengagetkan banyak pihak. Terutama karena itu terkenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan mengaku punya 36 perusahaan.Tapi Dahlan Iskan mengaku kaget dan tidak kaget? Kena...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...