Sabtu, 08 Mei 2021 20:54

Granostic Center Surabaya Hadirkan Tes Saliva untuk Deteksi Covid-19

Senin, 29 Maret 2021 17:22 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Granostic Center Surabaya Hadirkan Tes Saliva untuk Deteksi Covid-19
Salah satu pasien yang akan melakukan Tes Saliva di Granostic Center Surabaya. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebagai salah satu laboratorium di Surabaya, Granostic Center membuka layanan Tes Saliva atau tes air liur yang setara dengan Polymerase Chain Reaction (PCR). Tes Saliva ini menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin lebih mudah mendeteksi Covid-19 tanpa harus melakukan suntikan kepada pasien dan hasilnya 96 persen akurat.

Manager Granostic Center Surabaya dr. May Fanny, Sp.P.K., mengatakan bahwa mungkin Tes Saliva ini pertama ada di Granostic. Pihaknya berupaya untuk mengikuti perkembangan mode tes yang sesuai standar WHO terkait pendeteksi Covid-19. Selama ini masyarakat mengenal tes PCR yakni suntik melalui hidung, berikutnya tes GeNose dengan hembusan napas di kantong dan dianalisis dengan alat pendeteksi. Nah, sekarang ada yang namanya Saliva.

"Sebenarnya ini untuk anak kecil, kan setara dengan PCR jadi tanpa disuntik. Hanya dengan air liur. Namun untuk dewasa juga tidak masalah bagi yang menginginkan. Bisa menunggu 1x24 jam hasilnya sudah bisa didapat," katanya, Senin (29/3/2021).

Syaratnya pun tidak terlalu ribet. Pertama, pasien melakukan puasa 1 jam sebelum mulai dilakukan tes. Selanjutnya, pasien mengumpulkan 1 ml air liur yang akan dipandu tim medis. Nah, untuk mengumpulkan air liur 1 ml tersebut, pasien diharuskan mengisi botol yang disediakan tanpa ada gelembung. Karena itu akan mempengaruhi hasilnya nanti jika ada gelembung.

BACA JUGA : 

​Dipastikan Sangat Aman Bagi Lingkungan, SHG Siap Buka RS Siloam Cito

Pemkot Surabaya Siapkan Mal Cito Jadi RS Khusus Pasien Covid-19 di Perbatasan Kota

RSUD BDH Perluas Area Rawat Inap Pasien Covid-19

Risma Persilakan Gugus Tugas Covid-19 Jatim Pakai Ruang Isolasi RS Husada Utama

"Tim medis memberikan tips atau saran supaya tidak terjadi gelembung, yakni pasien diminta untuk memijat-mijat bagian pipi supaya air liur keluar dengan sendirinya tanpa dipaksa," jelasnya.

Setelah selesai, sampel tersebut diberikan pada tim medis dan nanti akan dinilai layak atau tidak untuk dilakukan uji laboratorium. Jadi Tes Saliva ini, pasien bisa melakukannya sendiri tanpa rasa sakit. Untuk lamanya, tentu berbeda-beda karena pengumpulan masing-masing pasien tidak sama.

"Kami berupaya untuk terus melakukan inovasi dan service excellence. Kami buka 24 jam. Karena biasanya kan klinik atau laboratorium swasta buka tidak sampai 24 jam. Hanya di rumah sakit saja yang buka 24 jam, tapi banyak masyarakat yang enggan melakukan di RS," katanya kepada wartawan.

Karena itulah pihaknya berinisiatif membuka 24 jam khusus untuk tes Covid-19, dan tidak menutup kemungkinan akan melayani layanan lainnya. "Bahkan rencananya kami juga akan menggunakan aplikasi dalam satu smartphone. Seperti registrasi, cek history atau rekam jejak, dan lainnya," pungkasnya. (diy/zar)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...