Selasa, 20 April 2021 04:05

​Pra Rekonstruksi Pembunuhan Juragan Toko di Blitar Peragakan 27 Adegan

Rabu, 03 Maret 2021 21:52 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
​Pra Rekonstruksi Pembunuhan Juragan Toko di Blitar Peragakan 27 Adegan
Tersangka saat memperagakan sejumlah adegan.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polres Blitar menggelar pra rekonstruksi pembunuhan Bisri Efendi (71), juragan toko di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (3/3/2021) sore hingga malam hari.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, pra rekonstruksi dilakukan untuk mengonfirmasi hasil pemeriksaan awal. Di mana terduga pelaku Yuda (21) berdasarkan hasil pemeriksaan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Di dalam kegiatan ini, penyidik sudah mempunyai gambaran terkait perbuatan yang dilakukan oleh tersangka. Tentang bagaimana tersangka mulai masuk toko, bersembunyi, kemudian mengambil sejumlah uang dan melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar AKBP Leonard.

Dia menjelaskan, adegan demi adegan yang diperagakan tersangka dalam pra rekonstruksi sesuai dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang telah dilaksanakan. Termasuk posisi barang bukti maupun gerakan yang dilakukan yang terekam di dalam CCTV.

BACA JUGA : 

Konter Telepon di Srengat Blitar Kemalingan, 200 Unit HP Digasak

Ditemukan Tulang Kerangka Wanita di Hutan Lindung

Pelajar dan Warga Asal Papua Kini Punya Orang Tua dan Saudara Asuh di Blitar

Sekali Kencan Rp 300 Ribu, 6 Siswi SMP dan SMA di Blitar Dipekerjakan di Prostitusi Online

"Kita fokus pada tiga kegiatan. Di antaranya saat masuk toko, saat sembunyi dan saat mengambil uang serta melakukan kekerasan kepada korban. Ada 27 adegan yang diperagakan. Tapi nanti kalau kita konstruksikan dari awal dipastikan akan cukup banyak adegan," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Bisri Efendi, Pemilik Toko Pak Bisri ditemukan tewas bersimbah darah dengan tangan dan kaki terikat serta kepala tertutup sarung, Sabtu (27/2/2021) lalu. Dia ditemukan pertama kali oleh karyawan toko sekitar pukul 07.00 WIB di dalam toko miliknya.

Saat tiba di toko, karyawan tersebut melihat kondisi toko sudah dalam kondisi terbuka. Saat dilihat ke dalam, pemilik sudah tergeletak di lantai bersimbah darah. (ina/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...