PROTOTIPE: Gubernur Khofifah mencoba mobil listrik karya siswa SMK YPM 8 Sidoarjo, Senin (1/3/2021) sore. (foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE)
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi program Teaching Factory yang dijalankan SMK YPM 8 Sidoarjo. Menurutnya, inovasi dan kreativitas tersebut harus dipertemukan dengan pihak yang bakal menggunakannya.
Hal itu disampaikan saat Gubernur Khofifah mengunjungi SMK YPM 8 Sidoarjo di Jl. Raya Sarirogo Kecamatan Sidoarjo, Senin (1/3/2021) sore. "Saya rasa teman-teman (media) ikut melihat, meski SMK tapi labelnya Teaching Factory. Ini keren sekali," cetus Khofifah.
BACA JUGA:
- Salurkan Rp1,8 Miliar, Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar Sosial di Kota Kediri
- Mobil Listrik Hyundai Kona Terbakar, Damkar Gresik Turun Tangan
- Gubernur Khofifah Lepas 3.000 Pemudik Kapal Laut di Pelabuhan Jangkar Menuju Raas dan Sapudi
- Ekonomi Nurani dan Kepemimpinan Perempuan: Dari Ketangguhan Khadijah hingga Visi Sosial Khofifah–Lia
Kata Khofifah, sebenarnya kalau koneksitas SMK dengan industri itu bisa terbangun, mereka (lulusan SMK) langsung bisa menggunakan skill yang diperoleh untuk bisa bekerja secara kolektif maupun mandiri.
Informasi yang diterima dari kepala sekolah, Teaching Factory tersebut sudah mendapatkan pesanan produk dari perusahaan asing. "Jadi ketekunan untuk membangun koneksitas itu menjadi bagian yang sangat penting, termasuk juga quality control," tandas Khofifah.
Khofifah menegaskan, koneksitas SMK-SMK dengan perusahaan-perusahaan yang menggunakan produknya (lulusan) itu menjadi hal yang harus dilakukan bersama-sama. "Termasuk menjadi tugas pemprov," harap Khofifah.
Dalam kunjungan singkatnya ke SMK YPM 8 Sidoarjo tersebut, Gubernur Khofifah didampingi di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi. Khofifah juga didampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) dan Wabup Subandi serta Ketua DPRD Sidoarjo Usman.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




