Senin, 19 April 2021 17:10

​Warga Kampung Miliader di Tuban Disarankan Kurangi Pengeluaran Konsumtif

Senin, 01 Maret 2021 19:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Warga Kampung Miliader di Tuban Disarankan Kurangi Pengeluaran Konsumtif
Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Dapil 12 Jatim Bojonegoro - Tuban, Agung Supriyanto.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Aksi warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang beberapa waktu lalu berbondong-bondong membeli mobil mewah usai mendapat uang ganti rugi, mendapat tanggapan dari Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Agung Supriyanto buka suara.

Ia mengimbau agar warga mengurangi pengeluaran yang bersifat konsumtif. Sebaliknya, wakil rakyat yang berangkat dari Dapil 12 Jatim (Bojonegoro - Tuban) ini menyarankan agar warga memanfaatkan uang ganti rugi dari Pertamina tersebut untuk pengeluaran yang sifatnya ekonomi produktif.

"Harapan kami, pengeluaran konsumtif itu diminimalisir dan lebih digunakan untuk pengeluaran ekonomi produktif," terang Agung Supriyanto kepada awak media, Senin (1/3).

Namun, ia memaklumi pembelian mobil itu karema merupakan bagian dari rasa syukur mereka. Kendati demikian, ia mengingatkan warga yang menerima ganti rugi tidak euforia dalam menggunakan uang.

BACA JUGA : 

Dewan Nilai Pemprov Berhasil Menjaga Iklim Investasi di Jawa Timur

​Antisipasi Aksi Balap Liar, Polres Tuban Siagakan Personel di JLS dan Soekarno-Hatta

Cerita 16 Nelayan Terombang-ambing 2 Jam di Laut, Hingga Diselamatkan Kapal MT Queen Majesty

Kapal Terbakar, 16 Nelayan yang Diselamatkan Kapal MT Queen Tiba di Tuban

"Ganti rugi atas pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak ini jangan sampai habis untuk generasi saat ini saja," tambah anggota Komisi C DPRD Provinsi Jatim yang membidangi keuangan ini.

Menurutnya, apabila keuangan itu habis untuk saat ini, maka generasi berikutnya tak mendapat apa-apa. "Oleh sebab itu, sebaiknya ganti rugi itu dibuat untuk hal-hal ekonomi produktif yang bisa dinikmati jangka panjang. Semisal dibelanjakan ke hal-hal yang sifatnya ekonomi produktif atau bisa dikerjasamakan di dunia perbankan yang saling menguntungkan. Saya yakin tanah adalah titipan yang tidak selesai pada generasi saat ini saja, akan tetapi juga untuk dinikmati generasi berikutnya," beber mantan Ketua DPD PAN itu.

Diketahui, warga Desa Sumurgeneng mendadak viral usai memborong ratusan mobil setelah mendapatkan ganti rugi dari Pertamina atas pembebasan lahan untuk pembangunan kilang minyak Grass Root Refinery (GRR). Bahkan, masyarakat menjuluki Desa Sumurgeneng sebagai kampung miliarder.

Data Pemdes Sumurgeneng, dari 225 warga yang mendapat ganti rugi lahan, 90 persen di antaranya telah membeli mobil baru, 75 persen membeli tanah, dan 50 persen telah merehab rumah. Hanya sebagian kecil yang berinvestasi di usaha. (gun/ian)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...