Selasa, 20 April 2021 05:39

​Gandeng ARPLH Kediri, LAZ Al Azhar Tanam 400 Pohon di Lereng Kelud

Minggu, 21 Februari 2021 18:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Gandeng ARPLH Kediri, LAZ Al Azhar Tanam 400 Pohon di Lereng Kelud
Divisi Fundraising LAZ Al Azhar Intan Wahyuningrum saat melakukan penanaman secara simbolis di lereng Gunung Kelud bersama Koordinator ARPLH dr. Ari Purnomo Adi (berdiri paling kiri) dan Koordinator Komunitas Oleng-Oleng Heri Deka (duduk) serta petugas dari Perhutani KPH Kediri. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Aksi tanam 400 batang pohon dalam rangka refleksi erupsi Gunung Kelud ke-7 digelar oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar di lereng Gunung Kelud, tepatnya di kawasan Gunung Gede, Dusun Laharpang, Desa Puncu, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (21/2).

Dalam aksi tersebut, LAZ Al Azhar tidak sendirian, namun juga melibatkan beberapa komunitas relawan lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Hidup (ARPLH) Kediri.

Bahkan untuk pohon yang ditanam pun juga bantuan dari Komunitas Oleng-Oleng dan Gerakan Nasional Donor Pohon serta para relawan yang tergabung dalam ARPLH. Beberapa jenis pohon yang ditanam di antaranya adalah trembesi, mahoni, lho, durian, alpokat, dan yang lainnya.

Selain para relawan, aksi tersebut juga dihadiri oleh Plt. Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi, Perhutani KPH Kediri, anggota Forkopimcam Puncu, dan Kepala Desa Puncu Hengky Dwi Setyawan, serta masyarakat Laharpang.

BACA JUGA : 

Menyedihkan! Saking Miskinnya, Waga Kediri Ini Jarang Ganti Pakaian, WWN pun Beri Bantuan

Tanggul Sungai Kalasan Jebol, ​Puluhan Hektare Tanaman Padi di Kediri Terancam Gagal Panen

Relawan Oleng-Oleng Kediri Gelar Aksi Tanam dan Perawatan Pohon di Sumber Banaran

Pesona Edelweiss Jawa, si Bunga Abadi yang Tumbuh di Puncak Kelud

Intan Wahyuningrum, Divisi Fundraising LAZ Al Azhar, menjelaskan bahwa aksi tanam pohon di lereng Gunung Kelud yang melibatkan para relawan tersebut sebagai bentuk kepedulian LAZ Al Azhar terhadap lingkungan di Gunung Kelud.

"Tujuh tahun lalu, Gunung Kelud erupsi. Akibat erupsi tersebut banyak pohon yang tertimbun material dan mati. Guna memulihkan keadaan, kami bersama relawan melakukan aksi tanam pohon ini. Aksi ini adalah yang kesekian kalinya. Kami sudah mulai menanam pasca erupsi lalu," kata Intan di lokasi aksi tanam.

Menurut Intan, LAZ Al Azhar tidak hanya melakukan penanaman pohon, tetapi juga membina para petani khususnya petani kopi UMKM di Dusun Laharpang ini.

Pasca erupsi Gunung Kelud tahun 2014, lanjut Intan, petani binaan LAZ Al Azhar memanfaatkan lahan subur di sekitar lereng Gunung Kelud untuk bertani kopi.

Bertani kopi tersebut dijadikan sumber mata pencaharian sampai akhirnya Kopi Kelud dapat menembus pasar nasional. Mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Masih menurut Intan, LAZ Al Azhar bersama masyarakat sekitar juga telah membangun kedai kopi yang diberi nama Lamor Coffee pada bulan November 2019 lalu, sebagai upaya untuk meningkatkan geliat produktivitas dan kreativitas pelaku UMKM. Serta dalam rangka bersinergi dengan program Desa Wisata Pemkab Kediri.

"Kedai Lamor Coffee sendiri diresmikan oleh Direktur LAZ Al Azhar Agus Nafi pada 9 November 2019. Kedai kopi ini didirikan karena semakin meningkatnya respons publik terhadap Kopi Kelud yang merupakan salah satu produk unggulan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lamor Kelud binaan LAZ Al Azhar," pungkas ibu tiga anak (anak nomor 1 telah meninggal) asli Malang tersebut.

Sementara itu, dr. Ari Purnomo Adi, Koordinator Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Hidup Kediri menjelaskan bahwa aksi tanam pohon ini adalah kolaborasi antara LAZ Azhar dengan komunitas relawan lingkungan untuk mengembalikan fungsi hutan di lereng Gunung Kelud.

"Aksi tanam pohon ini tentunya tidak akan berhenti di sini saja, tapi juga akan dilakukan di lokasi lain, termasuk di kawasan mata air," kata aktivis berambut gondrong itu.

Sementara itu, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh LAZ Al Azhar bersama para relawan peduli lingkungan yang telah melakukan penanaman pohon di lereng Gunung Kelud ini.

"Dengan menaman pohon, tentu akan mengurangi risiko bencana. Kami sangat mengapresiasi langkah kawan-kawan relawan ini," kata Slamet Turmudi. (uji/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...