Selasa, 20 April 2021 04:07

Kampung Miliarder Viral, Bupati Tuban: Masyarakat Harus Bijak Kelola Dana Ganti Rugi Proyek NGRR

Rabu, 17 Februari 2021 21:13 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Gunawan Wihandono
Kampung Miliarder Viral, Bupati Tuban: Masyarakat Harus Bijak Kelola Dana Ganti Rugi Proyek NGRR
Bupati Tuban H. Fathul Huda saat mengikuti penyerahan bibit cemara laut oleh PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) di Mangrove Center, Kecamatan Jenu, Rabu (17/2/2021). (foto: ist)

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Bupati Tuban H. Fathul Huda mengingatkan masyarakat di sekitar rencana proyek New Grass Root Refinery (NGGR) agar lebih bijak dalam mengelola dana ganti rugi yang telah dibayarkan perusahaan.

"Jangan sampai bertindak gegabah tanpa memikirkan ulang, sehingga masyarakat hanya bersifat konsumtif, membelanjakan uang secara terburu-buru," ujar Bupati Tuban H. Fathul Huda saat mengikuti penyerahan bibit cemara laut oleh PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) di Mangrove Center, Kecamatan Jenu, Rabu (17/2/2021).

Bupati dua periode ini meminta masyarakat berpikir jangka panjang setelah tanah yang menjadi mata pencahariannya dilepas untuk pembangunan proyek strategis nasional tersebut. Jangan sampai setelah mendapat dana ganti rugi, masyarakat masih kesulitan mendapat penghasilan.

"Pekerjaan mari kita ciptakan bersama, kalau hanya berharap dari proyek tidak mungkin bisa memenuhi seluruh keinginan masyarakat," ujarnya.

BACA JUGA : 

Janji Bupati Tuban Naikkan Gaji GTT dan PTT Setara UMR Belum Tercapai

Sesuaikan Standarisasi Peradilan Modern, Pembangunan Gedung Baru PN Tuban Telan APBD Rp15 Miliar

Segera Diterapkan, Dispendik Tuban Susun Mekanisme PTM

Kemenag Tuban Serukan Berantas Radikalisme

Menurut bupati kelahiran Montong itu, tidak ada ceritanya berdirinya proyek masyarakat akan semakin miskin. Jika itu terjadi, pasti ada yang tidak beres. Kendati demikian, dirinya mewanti-wanti agar masyarakat mampu memanajemen keuangan dengan baik, guna menangkap peluang usaha.

"Semuanya ada peluang, di Tuban ini potensinya sangat luar biasa. Berdirinya mega proyek NGRR ini untuk memenuhi kebutuhan pekerja sangat banyak sekali. Peluang ini yang bisa ditangkap semuanya, jangan sampai kesempatan ini sia-sia," imbuhnya.

Rencana berdirinya kilang minyak tersebut memunculkan OKB (Orang Kaya Baru) di wilayah sekitar perusahaan. Masyarakat telah merelakan tanahnya terjual untuk didirikan mega proyek NGRR dengan nilai yang cukup fantastis.

Bahkan, beberapa hari lalu sempat viral di medsos, yakni sebanyak 17 buah mobil mewah berbagai merk pesanan warga Desa Sumurgeneng--yang dijuluki oleh warganet sebagai kampung miliarder, datang secara bersamaan dimuat menggunakan truk towing, serta dikawal oleh mobil patroli.

"Kalau saya amati, barang yang dibeli warga itu semuanya bukan memiliki nilai ekonomi, tapi barang konsumtif. Tapi ya tidak apa karena orang kan ingin menikmati hidup," tutur Bupati Tuban.

Sementara itu, Project Coordinator NGRR Tuban Wiko Taviarto mengatakan, proyek kilang minyak Pertamina Rosneft merupakan proyek strategis nasional, dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 barel per hari. Kehadiran proyek tersebut akan memberikan efek positif terhadap Kabupaten Tuban dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Jadi terima kasih kepada masyarakat serta pemerintah daerah yang telah mendukung guna kelancaran pelaksanaan mega proyek ini," ungkapnya.

Terkait bantuan kegiatan penanaman dan penghijauan tanaman mangrove dan cemara laut di Desa Jenu, Mentoso, dan Desa Purworejo, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung penggunaan lahan secara berkesinambungan.

"Dengan begitu, keseimbangan antara pelaksanaan proyek dengan lingkungan serta masyarakat agar selalu harmonis," jelasnya. (gun/zar)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...