Hingga Januari, Bulog Bojonegoro Serap Jagung Pipil Kering 116 Ton

Hingga Januari, Bulog Bojonegoro Serap Jagung Pipil Kering 116 Ton Ilustrasi.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Selain komoditas pangan seperti padi, Bulog Bojonegoro, Jawa Timur, juga melakukan penyerapan jagung petani. Hingga akhir Januari lalu, Bulog Bojonegoro telah menyerap sekitar 116 ton jagung pipil kering.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Bojonegoro, Ferdian Dharma Adtmaja, mengatakan pihaknya telah melakukan serapan jagung pipil kering di tingkat petani.

"Dari target pengadaan sebanyak 10.718 ton jagung pipil kering di tahun ini, sekitar 116 ton jagung pipil kering telah diserap," katanya, Rabu (5/2/2026).

Dia menjelaskan, untuk harga jagung pipil kering saat ini Rp6.400 per kg. Rata-rata yang menanam jagung di wilayah Bojonegoro bagian selatan, seperti Temayang, Sekar, Gondang, dan lainnya.

"Namun kami melakukan serapan jagung di wilayah Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan," jelasnya.

Menurut dia, selain menyerap gabah, Bulog juga melakukan serapan untuk komoditas jagung. Mengingat di Bojonegoro banyak petani yang menanam jagung.

"Jika komoditas jagung masih ada, kami akan terus melakukan serapan di petani," jelasnya.

Berdasarkan daftar harga produk dari laman resmi Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkop UM) Kabupaten Bojonegoro, harga jagung pipil kering mengalami kenaikan 9,12 persen. Tepatnya, dari Rp6.361 per kg di hari sebelumnya, naik menjadi Rp7.000 per kg.(jku/rev)