Jumat, 23 April 2021 09:18

Mayat Perempuan di Lahan Tebu Mojowarno Ternyata Korban Pembunuhan, Pelakunya 3 Orang

Senin, 08 Februari 2021 14:29 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Mayat Perempuan di Lahan Tebu Mojowarno Ternyata Korban Pembunuhan, Pelakunya 3 Orang
Ketiga pelaku digelandang ke Mapolres Jombang. foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Beberapa hari yang lalu, warga Desa Rejoslamet, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang sempat digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan yang sudah membusuk di lahan tebu desa setempat.

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan mengenakan tanktop serta celana jeans biru dan memakai sepatu, pada Sabtu (20/01) sekira pukul 12:30 WIB.

Dari hasil autopsi yang dilakukan petugas medis, diketahui identitas mayat tersebut bernama Lilik Marita (61), warga Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Ternyata, perempuan yang berstatus janda tersebut merupakan korban pembunuhan.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan, pihaknya kemudian mengerahkan anggota Unit Reskrim guna melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Gerak cepat polisi akhirnya membuahkan hasil. Tersangka pembunuhan berhasil diringkus.

BACA JUGA : 

Bolos Paripurna, Eksekutif Sebut Anggota Dewan Jombang Tak Paham Peraturan

Sekda Buka Rapat Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria Jombang Tahun 2021

Bahan Petasan Meledak Saat Dimasak, Sebuah Rumah di Jombang Hancur, Satu Orang Meninggal

Kapolri Resmikan Aplikasi SIM Sinar, Santri di Jombang Jajal Perpanjang SIM, Cukup Hitungan Menit

“Hasil penyelidikan yang dikumpulkan dari keterangan para saksi, kita akhirnya meringkus tiga tersangka di wilayah Tuban pada Jum’at (05/02) sekira pukul 05:00 WIB,” tuturnya saat rilis pers di halaman Mapolres Jombang, Senin (08/02/21).

Tiga tersangka yakni, Fadlan Hutabarat (26) asal Dusun Kates, Desa Sidowengku, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang; Firman Gultom (25) asal Dusun/Desa Panolan Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, serta satu perempuan Khusnul Kotimah (25) dari Dusun/Desa Suntri Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.

Saat menangkap para pelaku, polisi terpaksa melakukan tindakan terukur dengan menghadiahi salah satu tersangka dengan timah panas, lantaran berusaha melawan saat diamankan.

Dikatakan kapolres, para tersangka yang sebelumnya merupakan sales mengenal korban melalui aplikasi wechat sejak satu minggu sebelum kejadian pembunuhan. Sedangkan untuk motifnya hanya ingin menguasai harta korban.

“Tersangka ini kenalan dengan korban melalui wechat, kemudian diajak ketemu dan diajak muter-muter dengan menggunakan mobil. Setelah itu, pelaku Fadlan mencekik korban di dalam kendaraan tersebut hingga meninggal dunia. Selanjutnya mengambil harta benda yang dibawa korban dan mayatnya dibuang di lahan tebu,” terangnya.

BACA JUGA: Warga Mojowarno Digemparkan Penemuan Mayat Wanita Tanpa Identitas

Barang bukti yang berhasil disita petugas dari para tersangka yakni, 1 Hp Samsung Galaxy A10, 1 kalung imitasi milik korban, 1 senjata tajam berupa samurai, 1 unit mobil Xenia warna putih nopol S 1232 AY (sebagai sarana), serta sejumlah uang.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tiga tersangka ditahan di Mapolres Jombang untuk proses lebih lanjut. “Para tersangka kita kenakan pasal 339 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup,” pungkas kapolres.

Sebelumnya, Lilik Marita dikabarkan pergi dari rumahnya pada Rabu (20/01/21) dengan membawa sepeda motor. Kemudian dititipkan di rumah sahabatnya di wilayah Mojowarno. Korban dijemput tersangka dengan menggunakan mobil dan akhirnya ditemukan meninggal dunia 10 hari kemudian. (aan/rev)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...