Jumat, 26 Februari 2021 02:04

​Dorong Ekonomi Daerah, Bupati Kediri Resmikan Empat Pasar Tradisional

Rabu, 20 Januari 2021 20:50 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
​Dorong Ekonomi Daerah, Bupati Kediri Resmikan Empat Pasar Tradisional
Pasar Gringging yang tampak megah dilihat dari Jalan Raya Kediri-Nganjuk. inzet: Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno saat memberi sambutan peresmian. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno meresmikan empat pasar rakyat, yakni Pasar Gingging Kecamatan Grogol, Pasar Kras Kecamatan Kras, Pasar Bendo Kecamatan Pare, dan Pasar Tiron Kecamatan Banyakan. Peresmian dipusatkan di Pasar Gringging, Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Rabu (20/1).

Bupati Haryanti saat peresmian mengatakan bahwa tujuan dari pembangunan pasar itu adalah untuk menjadikan pasar rakyat tempat yang nyaman, aman, dan sehat dalam transaksi ekonomi. Sehingga nantinya bisa meningkatkan aktivitas ekonomi dan menjadi penggerak kemajuan perekonomian daerah.

“Bentuk bangunan revitalisasi empat pasar ini hampir sama. Bangunan satu lantai, kios berada di samping, parkir luas, akses kendaraan lewat lebar, ventilasi udara bagus, dan sanitasi sehat. Harapannya, menjadi lokasi transaksi yang nyaman, aman, dan sehat bagi pembeli dan penjual. Sehingga meningkatkan omzet dan mendorong perekonomian daerah,” terangnya.

Ia berpesan kepada para pedagang untuk menggunakan pasar itu sekaligus ikut merawat. Tidak lupa pula, Haryati berpesan agar para pedagang tidak menyalahgunakan jatah lokasi jualan untuk digunakan orang lain.

"Penerima lapak akan berdasar undian yang akan dilakukan dinas perdagangan. Nantinya mereka yang menerima lapak tidak boleh dipindahtangankan kepada orang lain karena sudah melakukan perjanjian di atas materai,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan bahwa sebelum revitalisasi, pasar ini tidak terdapat sarana parkir, kurang ventilasi udara, toilet kumuh, dan tidak ada ruang ibadah. Selain itu juga dagangan bercampur dan tidak ada zonasi.

“Perbaikan pasar ini tidak hanya menyentuh dari sisi fisik bangunan baru saja, melainkan juga dari sisi ekonomi, sosial budaya, kesehatan dan manajemen. Satu hal penting dalam revitalisasi pasar ini adalah sanitasi dan drainase menjadi hal utama. Karena rata-rata kalau musim penghujan pasar terkenal menjadi lokasi becek, kumuh dan banjir. Selain itu, satu hal penting juga sekarang ditambahkan adanya pengolahan sampah,” ujar Tutik.

Ia menambahkan, tahap selanjutnya usai diresmikan adalah sosialisasi kepada para pedagang. Kemudian pengundian nomer lapak, baru terakhir adalah pemindahan para pedagang untuk beraktivitas di dalam pasar.

“Untuk Pasar Tiron dan Bendo sudah mulai beroperasi penuh karena sudah selesai tahun lalu. Untuk Pasar Kras dan Gringging kita usahakan Februari sudah ditempati dan mulai dilakukan aktivitas operasional,” pungkas Tutik. (uji/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Kamis, 25 Februari 2021 07:52 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dahlan Iskan, wartawan kondang ini memang punya wawasan luas tentang ekonomi. Maklum, ia punya background sebagai pengusaha sukses. Bahkan mantan menteri BUMN. Maka ketika menulis tentang revaluasi aset negara sangat...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...