Tangkapan layar informasi gempa bumi di laman google.co.id.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Gempa bumi dengan kekuatan 6,4 magnitudo yang melanda Mindanao, Filipina, dipastikan tidak menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan gempa bumi yang terjadi pada Rabu (7/1/2026) pukul 10.02 WIB itu, berada pada koordinat 7.254° lintang utara; 126.823° bujur timur dengan kedalaman 58 km.
BACA JUGA:
- BREAKING NEWS! Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Malang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jember Minta Warga Hemat Air hingga Waspada Karhutla
- Prakiraan Cuaca Jember Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 23-31°C, Kecepatan Angin 6.3 m/s.
- Prakiraan Cuaca Banyuwangi Hari ini Senin, 11 Mei 2026: Suhu 24-30°C, Kecepatan Angin 10.5 m/s.
"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik (thrust fault)," kata Daryono.
"Hasil analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia," tambahnya.
Daryono mengimbau, masyarakat di pesisir wilayah Indonesia agar tetap tenang. Hingga kini, pihaknya belum menerima kerusakan bangunan dari dampak gempa di Filipina itu.
"BMKG akan terus memonitor perkembangan dampak gempa bumi ini dan segera menginformasikan kepada stakeholder, media dan masyarakat," imbuhnya. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




