Rumah di Dupak Timur Ambrol, Polisi Ungkap Penyebabnya

Rumah di Dupak Timur Ambrol, Polisi Ungkap Penyebabnya Istri korban saat menujukan posisi suaminya sebelum tertimpa bangunan.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Diduga akibat bangunan lantai 2 yang tidak sesuai spesifikasi, Nanang (52), warga Jalan Dupak Timur Gang 2, terjatuh dari lantai atas ke dapur rumahnya, Rabu (7/1/2026). Bagian belakang rumah seluas 3x2 meter ambrol secara tiba-tiba.

Safitri (51), istri Nanang, mengungkapkan sebelumnya sempat terdengar suara retakan pada malam hari. 

“Sebenarnya pada malam hari itu sempat terdengar ada suara retakan, sepertinya di bawah lantai 2. Lantai 2 atau atasnya dapur dan kamar mandi dipergunakan untuk kamar tidur saya, suami, dan anak kedua yang masih SD,” ujarnya.

Pada pagi hari, ia menyebut suara retakan kembali terdengar lebih keras. 

“Karena kami curiga kemudian suami saya (Nanang) rencana mengecek ke bawah. Dan belum sempat menginjak tangga besi, tiba-tiba lantai 2 ambrol ke bawah dan suami saya jatuh tertimpa reruntuhan,” paparnya menambahkan.

Nanang mengalami luka sobek di pelipis mata kanan dan tangan kanan, namun masih dalam kondisi sadar. Ia segera dilarikan ke RS William Booth untuk mendapatkan perawatan medis berupa jahitan luka sepanjang 7 cm.

Bangunan lantai dua tersebut dibangun pada 2011, sementara bagian depan rumah berlantai satu sudah ada sejak 1980-an. Safitri menuturkan rumah itu milik mertua mereka.

Polsek Bubutan bersama BPBD Surabaya melakukan pemeriksaan di lokasi. Dari hasil pengecekan, lantai 2 diketahui memiliki cor semen setebal hanya 5 cm dengan penopang berupa kawat tipis, sehingga tidak mampu menahan beban penghuni. 

“Bila dilihat sisa bangunan lantai 2 yang ambrol tampak bangunannya sangat tipis untuk ketebalannya dan juga untuk besi penopangnya tidak ada, hanya kawat tipis yang berada di dalam cor semen lantai,” kata Kapolsek Bubutan, AKP Vonny Farizky. (rus/mar)