Senin, 19 April 2021 15:09

Dua Pelaku Pengeroyokan Maut di Banyuwangi Dibekuk Polisi, Sisanya Buron

Jumat, 27 November 2020 17:41 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Teguh Prayitno
Dua Pelaku Pengeroyokan Maut di Banyuwangi Dibekuk Polisi, Sisanya Buron
Kedua pelaku yang berhasil ditangkap.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Dua orang dari sekelompok pemuda yang melakukan aksi pengeroyokan hingga tewas terhadap seorang pria berinisial DK (32), warga Dusun Jatimulyo, Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berhasil ditangkap polisi.

Kedua pelaku tersebut yakni AYA (18) dan FIS (19). Keduanya merupakan warga Desa/Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.

"Kita sudah menangkap dua pelaku dari total semua pelaku yang namanya sudah kami kantongi, termasuk pelaku utama yang saat ini kita buru," kata Kapolsek Purwoharjo, AKP Endro Abrianto kepada Bangsa, Jumat (27/11/20).

Endro menceritakan, peristiwa pengeroyokan berujung maut itu bermula ketika korban mengendarai motor seorang diri melintas di simpang empat selep H. Karni, Dusun Jatirejo, Desa Glagahagung, Minggu (22/11/20) dini hari lalu.

BACA JUGA : 

Usai Buron Empat Bulan, Ayah yang Tega Setubuhi Putrinya Hingga Hamil Akhirnya Ditangkap

Penggerebekan Pabrik Senjata Api Ilegal di Banyuwangi, Pelaku Belajar Autodidak dari Internet

Operasi Pekat Semeru 2021, Polresta Banyuwangi Berhasil Tangkap Ratusan Tersangka

Banyuwangi Geger! Dijanjikan Keuntungan 50%, Ratusan Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Kebetulan saat itu di perempatan jalan tersebut dijadikan ajang pesta miras oleh sekelompok pemuda. "Tanpa diketahui sebabnya, tiba-tiba korban ini dihadang oleh sekelompok pemuda tersebut. Lalu terjadi adu mulut, kemudian korban dikeroyok," terang Endro.

Karena perkelahian tidak seimbang, korban tersungkur bersimbah darah. Korban mengalami luka di bagian kepala lantaran diduga dihantam potongan kayu oleh sekelompok pemuda mabuk tersebut.

"Melihat darah segar bercucuran pada bagian kepala korban, para pelaku melarikan diri meninggalkan korban seorang diri tergeletak di pinggir jalan," ujarnya.

Tak berselang lama, korban yang sedang kritis ini ditemukan oleh seorang warga yang hendak pergi ke masjid untuk Salat Shubuh. Sontak, warga pun berdatangan dan membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. "Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju puskesmas," ungkapnya.

Selanjutnya peristiwa itu pun dilaporkan ke polisi. Petugas pun langsung bergerak cepat untuk menyelidiki perkara penganiyaan hingga menyebabkan kehilangan nyawa tersebut. Alhasil, polisi berhasil menangkap dua pelaku dan masih melakukan pengajaran beberapa pelaku lainnya yang masih buron. "Kita akan ungkap kasus ini hingga tuntas," pungkasnya. (guh/ian)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...