Senin, 21 Juni 2021 02:50

Bea Cukai Madura Timbun 3 Juta Batang Rokok Ilegal di TPA Angsanah Pamekasan

Kamis, 26 November 2020 19:49 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Bea Cukai Madura Timbun 3 Juta Batang Rokok Ilegal di TPA Angsanah Pamekasan
Acara pemusnahan BB rokok ilegal di TPA Angsana kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura melakukan pemusnahan barang bukti rokok ilegal di Tempat Pembuangan Akhir Desa Angsanah, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Kamis (26/11/20).

Dalam kesempatan itu, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura, Yanuar Calliandra menyampaikan, pemusnahan tersebut untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap barang-barang ilegal yang berbahaya, sekaligus untuk mengamankan penerimaan negara agar terhindar dari kerugian negara akibat rokok ilegal.

Upaya itu dilakukan baik secara preventif dengan memberikan sosialisasi cukai ke masyarakat, maupun secara represif melalui peningkatan pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal, khususnya rokok ilegal di wilayah Madura.

"Pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan periode 29 November 2019 sampai dengan 13 Agustus 2020 berupa 3.077.112 batang rokok ilegal senilai Rp. 2.848.118.780 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp. 1.684.982.570," ungkap Yanuar.

BACA JUGA : 

Lomba Desain Kaos, ‘Gempur Rokok Ilegal’ Berikut Hadiahnya

Bina Pabrik Rokok Lokal, Pemkab ​Pamekasan Segera Bangun KIHT di Desa Gugul

​Bea Cukai Madura Terlibat Produksi Rokok Ilegal-Kongkalikong Pengusaha? Ini Penjelasan Humasnya

Dobrak Pasar Global, Bea Cukai Madura Bersama IKM Ekspor Enam Produk Unggulan ke Singapura

Yanuar juga menyampaikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat atas kerjasama, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini.

Rokok ilegal tersebut berasal dari hasil operasi penindakan atas pelanggaran ketentuan di bidang Cukai yang dilakukan oleh KPPBC TMP C Madura sebanyak 74 kali penindakan.

"Pamekasan merupakan kabupaten yang paling banyak perusahaan rokok ilegal yang kita tindak, selanjutnya Sumenep, Sampang, dan Bangkalan," jelasnya.

Pelaksanaan pemusnahan dilakukan untuk menghilangkan wujud awal dan sifat hakiki barang dengan dengan cara ditimbun. Rokok ilegal tersebut disatukan dalam satu lubang, kemudian dicampur dengan sampah dan air, kemudian ditimbun dengan tanah.

Yanuar menambahkan, kegiatan pemusnahan BMN ini merupakan komitmen nyata dari KPPBC TMP C Madura dalam rangka mengemban 4 pilar tugas pokok dan fungsi institusi Bea dan Cukai, yaitu Revenue Collector, Trade Facilitator, Industrial Assistance, dan Community Protector. Community Protector merupakan kewajiban Bea dan Cukai melindungi masyarakat dengan cara mencegah masuknya barang berbahaya baik dari sisi keamanan, kesehatan, merusak moral, lingkungan dan sebagainya.

"Saat ini sudah banyak pengusaha rokok yang berkomitmen untuk melegalkan produksi rokoknya, legal itu mudah," pungkasnya.

Tampak hadir dan menyaksikan pemusnahan rokok ilegal Perwakilan Bupati Pamekasan, TNI-Polri, KPKNL, KPPN, KPP Pratama Pamekasan, Pengadilan Negeri Pamekasan, Kejaksaan, dan Dinas Lingkungan Hidup. (yen/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...