Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat ditemui di komplek istana kepresidenan
JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas dampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran terhadap pasokan minyak dunia.
Pertemuan berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/3/2026). Bahlil menyebut pemanggilan tersebut berkaitan dengan perkembangan geopolitik terkini di Timur Tengah.
BACA JUGA:
- Akal-akalan Barcode BBM Subsidi Terbongkar, 5 Tersangka Dibekuk Polres Probolinggo Kota
- Pertamina Ajak Masyarakat Awasi Distribusi BBM dan LPG Subsidi
- Polres Probolinggo Tangkap 7 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Lima Lokasi
- Polresta Sidoarjo Amankan 845 Liter Pertalite Diduga Ditimbun untuk Dijual Ilegal
"Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran. Karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia. Karena bagaimanapun kita masih melakukan impor," jelas Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/3/2026).
Bahlil memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman di tengah isu penutupan jalur strategis tersebut.
“Masih cukup. Selama 20 hari ini,” ujarnya.
Ia menegaskan Indonesia masih melakukan impor minyak, terutama menjelang Lebaran, sehingga dinamika global perlu diantisipasi.
“Ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran,” kata Bahlil.






