Rabu, 02 Desember 2020 04:17

​Peringati Hari Santri, Komunitas Pelukis Jombang Lukis Sejarah Resolusi Jihad

Rabu, 21 Oktober 2020 17:31 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
​Peringati Hari Santri, Komunitas Pelukis Jombang Lukis Sejarah Resolusi Jihad
Komunitas pelukis saat melukis di kain kanvas berukuran raksasa. (foto: AAN AMRULLOH/ BANGSAONLINE)

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Hari Santri Nasional (HSN), diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Hal tersebut kemudian merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Dalam resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Komunitas Pelukis di Kabupaten Jombang memperingati HSN 2020, dengan cara yang unik dan berbeda, yakni dengan melukiskan sejarah resolusi jihad di atas kain kanvas yang berukuran raksasa di Halaman Pendopo Kabupaten Jombang, yang berisikan gambar-gambar tokoh kiai yang turut berjuang dalam Kemerdekaan Indonesia.

“Gambar lukisan ini berisikan para tokoh-tokoh kiai besar yang waktu itu ikut berjuang dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia, seperti K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Wahab Hasbulloh, dan pendiri NU lainnya,” ucap Koordinator Aksi, Muhammad Ahya, Rabu (21/10/2020).

Dijelaskan Ahya, panjang lukisan 10 meter dengan jumlah pelukis 22 orang. Lukisan tersebut menceritakan awal terjadinya pertemuan serta komunikasi antara pengurus besar Nahdlotul Ulama (NU) sehingga tercetuslah resolusi jihad dalam kesepakatan itu.

“Jadi ini menceritakan adanya komunikasi antara pengurus-pengurus dari NU di Surabaya, pada tanggal 20 dan 21, yang akhirnya tercetuslah resolusi jihad yang disepakati para ulama. Panjang lukisan 10 meter menandakan bulan Oktober, banyaknya pelukis 22 orang melambangkan tanggal HSN,” terangnya.

Sementara di lokasi, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab terlihat juga memegang kuas dan turut berpartisipasi melukis wajah ayahanda K.H. Wahab Hasbulloh. Dirinya juga mengapresiasi kepedulian teman-teman Komunitas Pelukis Jombang.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga dengan adanya lukisan ini bisa terbaca oleh masyarakat terutama generasi muda bahwa inilah pejuang-pejuang resolusi jihad. Di mana Kemerdekaan Indonesia tak lepas dari peran para santri dan ulama,” pungkasnya. (aan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...