Jumat, 27 November 2020 22:13

Forkopimda, Tokoh Masyarakat, dan Ormas di Gresik Deklarasi Anti Anarkis

Jumat, 16 Oktober 2020 15:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Forkopimda, Tokoh Masyarakat, dan Ormas di Gresik Deklarasi Anti Anarkis
Para tokoh masyarakat dan forkopimda ketika deklarasi anti anarkis. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Puluhan tokoh masyarakat dari berbagai kelompok masyarakat di Kabupaten Gresik menggelar deklarasi anti anarkis di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Jumat (16/10/2020).

Deklarasi yang dimotori Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, juga dihadiri Penjabat (Pj.) Sekda Gresik Drs. Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, M.M. mewakili Bupati Sambari Halim Radianto, dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf. Sugeng mewakili mewakili Komandan Kodim.

Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut hadir, yaitu Kepala Kantor Kesbangpol Drs. Darman. M.M., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Kabupaten Gresik Puju Hastuti, dan Perwakilan dari Dinas Pendidikan Gresik.

Sedangkan dari kelompok organisasi sosial kemasyarakatan, hadir yaitu KH. M. In’am (FKUB), Heriawan (Pemuda LDII), I Made Agus (Pemuda Pancasila), Putut Edi (Ketua Senkom Gresik), Abdul Rokhim (Wakil PC Ansor Gresik) dan Erik (Banser Gresik).

KH. In’am yang memimpin deklarasi membacakan 2 poin deklarasi, yaitu pernyataan kesediaan menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Gresik yang aman dan damai, serta menyatakan mengutuk keras segala bentuk anarkisme dan vandalisme karena tak sesuai dengan budaya dan cita-cita luhur bangsa Indonesia.

Menurut Pj. Sekda Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno, sejauh ini Kabupaten Gresik masih aman, damai, dan kondusif. Namun untuk menjaga suasana ini dibutuhkan dukungan bersama semua pihak.

"Jangan sampai ada kerusuhan di mana-mana. Budaya kita budaya santun dan penyampaian aspirasi disalurkan melalui lembaga yang ada. Hidup rukun guyub sak lawase (selamanya, red)," ujarnya.

Sementara Kapolres AKBP Arief Fitrianto meminta masyarakat untuk mewaspadai upaya adu domba dan tindakan anarkisme melalui penyebaran informasi hoaks.

"Banyak provokasi dan berita hoaks yang ingin menjadikan Gresik tidak kondusif, demikian pula Jawa Timur dan Indonesia agar tak aman," ujarnya.

"Karena itu, semangat membangun yang saat ini berlangsung di Gresik dengan hasil peningkatan pendapatan masyarakat, jangan sampai diganggu dengan upaya oknum yang berupaya melakukan tindakan anarkisme yang tidak kita inginkan," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...