Minggu, 06 Desember 2020 08:23

​Pilbup Blitar 2020, Kapolres: Ini Bumi Para Raja, Jangan Dikotori dengan Konflik

Jumat, 16 Oktober 2020 13:35 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
​Pilbup Blitar 2020, Kapolres: Ini Bumi Para Raja, Jangan Dikotori dengan Konflik
Deklarasi damai tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menolak aksi anarkisme, kekerasan, dan teror dalam Pilbup Blitar 2020.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Blitar 2020 diprediksi bakal rawan terjadi konflik. Hal ini karena Kabupaten Blitar hanya memiliki dua pasangan calon kepala daerah (head to head). Kondisi ini biasanya membuat fanatisme pendukung lebih tinggi dibandingkan daerah yang memiliki paslon lebih dari dua. Sedangkan fanatisme yang tinggi ini menyebabkan menyebabkan masyarakat lebih mudah tersulut jika terjadi konflik.

Hal ini diantisipasi jajaran kepolisian setempat dengan menggelar deklarasi damai tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menolak aksi anarkisme, kekerasan, dan teror dalam Pilbup Blitar 2020. Deklarasi damai ini digelar di Mapolres Blitar, Jumat (16/10/2020).

"Kami tidak ingin Kabupaten Blitar dikotori oleh ulah oknum tak bertanggung jawab yang menciptakan konflik dalam Pilkada serentak nanti. Untuk itu, kami mengundang pihak-pihak yang kami rasa cukup berpengaruh untuk melakukan deklarasi. Apalagi seperti kita ketahui, Kabupaten Blitar juga dikenal sebagai Bhumi Laya Ika Tantra Adhi Raja atau bumi persemayaman raja-raja besar pendiri bangsa. Jangan kotori tanah raja-raja ini dengan konflik," ujar Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya.

Dia menegaskan pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan tim sukses kedua paslon Bupati dan Wakil Bupati Blitar agar tidak melakukan kecurangan dalam bentuk apapun. Utamanya perbuatan-perbuatan yang berpotensi menimbulkan konflik.

"Jangan melakukan tindakan curang dalam bentuk apapun, apalagi yang berpotensi menimbulkan konflik. Baik paslon nomor urut satu maupun paslon nomor urut dua. Kita tegas," imbuhnya.

Pada Pilbup Blitar 2020 hanya ada dua paslon Bupati dan Wakil Bupati. Mereka siap bertarung secara head to head pada 9 Desember mendatang. Kedua paslon adalah kubu petahana Rijanto-Marhaenis yang diusung PDIP, Demokrat, Nasdem, Golkar, Gerindra, dan PPP. Sedangkan penantangnya adalah pengusaha wanita Rini Syarifah atau Mak Rini-Makdhe Rahmat yang diusung PKB, PAN, dan PKS. (ina/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...