Kamis, 03 Desember 2020 14:11

Pilkada 2020: ​Bawaslu Tuban Jelaskan Metode Iklan Kampanye di Media Massa

Senin, 28 September 2020 19:24 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Suwandi
Pilkada 2020: ​Bawaslu Tuban Jelaskan Metode Iklan Kampanye di Media Massa
Bawaslu Tuban menggelar rakor dengan jurnalis. (foto: ist).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tuban menggelar rapat koordinasi dengan para jurnalis di Kantor Bawaslu Jalan Pramuka, Senin (28/9/2020). Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Tuban menjelaskan tentang metode pengiklanan kampanye paslon di media massa.

M. Arifin, Divisi Pengawasan dan Hubungan AntarLembaga Bawaslu Kabupaten Tuban mengatakan, sesuai Pasal 32 PKPU Nomor 11 Tahun 2020 untuk iklan kampanye di media massa cetak dan media massa elektronik hanya difasilitasi oleh KPU kabupaten. Kemudian, sesuai Pasal 34 untuk penayangan iklan kampanye dilaksanakan selama 14 hari sebelum dimulainya masa tenang.

"Jadi kalau memberitakan berita advertorial atau berbayar dan tidak dari KPU, maka bisa melanggar aturan," ujar Arifin.

Selanjutnya, untuk penayangan iklan kampanye di televisi untuk setiap pasangan calon paling banyak 10 spot, sedangkan model penayangan harus berdurasi paling lama 30 detik untuk setiap stasiun televisi per hari. Lalu untuk pemasangan iklan kampanye di radio untuk setiap calon paling banyak kumulatif 10 spot dan paling lama 60 detik.

"Kalau media cetak iklan kampanyenya untuk setiap paslon paling banyak satu halaman dalam satu hari, sedangkan dalam memuat iklan kampanye wajib mematuhi kode etik periklanan dan ketentuan peraturan perundang-undangan," paparnya.

Bawaslu Tuban menegaskan, berdasarkan PKPU 5 Tahun 2020 pelaksanaan kampanye di media massa akan dimulai pada 22 November 2020 sampai dengan 5 Desember 2020. Para jurnalis dan pimpinan media diimbau agar tidak menayangkan iklan kampanye diluar jadwal yang sudah ditentukan dalam PKPU.

"Pada intinya kami meminta agar para teman-teman awak media menayangkan iklan kampanye paslon sesuai aturan yang berlaku," imbau Arifin. (wan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...