Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi. (foto: ist).
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Viralnya video mesum yang diduga terjadi di Taman Maramis Kota Probolinggo di jejaring medsos, menuai kritik dari sejumlah kalangan. Mereka mendesak agar petugas Satpol PP menindak tegas. Salah satunya, Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Kota Probolinggo.
“Ini tugas Satpol PP untuk menindak tegas,” tandas Ketua Lira Kota Probolinggo, Eko Prasetyo kepada sejumlah wartawan, Senin (31/8/2020).
BACA JUGA:
- Namanya Dicatut Jadi Modus Penipuan, Wali Kota Probolinggo Minta Masyarakat Hati-Hati
- PT Anugerah Jaya Megah Beri Bantuan Meja,Kursi dan Beasiswa ke Yayasan Nurul Islam Kota Probolinggo
- Reses, PKS Kota Probolinggo Singgung Perda Retribusi Hiburan
- Bangun Generasi Qurani, MUI Kota Probolinggo Gelar Tadribul Qurra
Menurut Eko, ketertiban di tempat umum itu sangat penting. Terutama soal keberadaan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang kini mulai meluber di Taman Maramis. “Hampir setiap hari di Taman Maramis itu macet karena PKL. Itu perlu juga ditertibkan,” katanya.
Sementara itu, Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Efendi mengatakan bahwa terkait viralnya video mesum di jejaring medsos itu, belum tentu terjadi di Taman Maramis. Meski demikian, ia berjanji akan menindaklanjuti video tersebut.
“Ini menjadi cambuk bagi kita untuk mengintensifkan giat patroli,” katanya.
Adapun dengan viralnya video mesum tersebut, Agus mengimbau agar masyarakat turut berperan. “Silakan masyarakat mengadu langsung ke operator 112 milik pemkot, sehingga kita secepatnya bisa langsung merespons,” pungkasnya. (prb1/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




