INOVASI: Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengunjungi pertanian hidroponik di Desa Wage, Kecamatan Taman, Selasa (28/7). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

BHS pun berharap pertanian hidroponik mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Sebelum diamanahi sebagai Bupati Sidoarjo, BHS bakal mengupayakan usaha pertanian hidroponik ini juga mendapatkan suntikan modal melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Saya akan mendorong KUR untuk membantu UMKM dan pertanian hidroponik ini terutama bagi pemula. Termasuk mendorong para pelajar SD, SMP dan SMA untuk belajar pertanian hidroponik agar bisa menjadi pengusaha (entrepreneur) baru," tegas alumnus ITS Surabaya ini.
Sebagai informasi, hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.
Pengelola pertanian hidroponik di Wage, Hariyanto menjelaskan, pihaknya menanam sayuran di antaranya kangkung, bayam, dan kailan. Jika tanaman seluruhnya sudah hijau dan siap panen, pihaknya bisa panen setiap hari. "Hasil panen kita jual untuk restoran, hotel, dan supermarket," cetusnya saat dikunjungi BHS.
Hariyanto mengaku tidak memiliki kendala berarti mengelola pertanian hidroponik yang sudah berjalan lima tahun ini. Hanya saja, cuaca memang menjadi kendala untuk jenis sayuran tertentu. "Maka kalau musim panas, Kita siasati dengan menanam kangkung, sekalipun cuaca panas, tetap hidup," pungkas Hariyanto. (sta/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






