Klepon Wonosari Ada Sejak Tahun 70-an, Bahannya Tidak Ada yang Haram

Klepon Wonosari Ada Sejak Tahun 70-an, Bahannya Tidak Ada yang Haram Sutrisno, S.H., saat berada di Kedai Klepon Miroso Desa Wonosari, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

Ditambahkan Mbah Riani, kleponnya dihargai Rp. 4000,- per piring atau per bungkus. Isinya tergantung permintaan pelanggan. "Tapi, biasanya satu piring atau satu bungkus berisi tiga macam yaitu klepon, cenil, dan lopis. Kadang ada yang minta klepon saja," pungkas Mbah Rirani.

Sementara itu, Sutrisno, S.H., salah satu pelanggan klepon Wonosari, mengatakan bahwa penganan tradisional itu sudah ada sejak zaman Belanda. Bahan untuk membuat klepon pun, kata dia, tidak ada yang haram.

"Semoga saja dengan kejadian ini, jajanan klepon semakin digemari masyarakat dan makin laris, sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat." kata salah satu anggota LBH Ansor Kabupaten Kediri itu. (uji/rev)