Minggu, 09 Agustus 2020 06:28

Viral Rujak “Syahrini” di Sumenep, Pembelinya Datang dari Berbagai Kota

Kamis, 09 Juli 2020 14:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sahlan
Viral Rujak “Syahrini” di Sumenep, Pembelinya Datang dari Berbagai Kota
Rummiyati sedang melayani pembeli di kedainya.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Rujak "Syahrini". Demikian masyarakat Madura, khususnya Sumenep, menyebut kedai rujak milik Rummiyati. Bukan tanpa alasan, nama Rujak "Syahrini" disematkan oleh pelanggan kedai ini, karena penjualnya seorang perempuan yang disebut-sebut mirip Syahrini, artis ibu kota.

Tim BANGSAONLINE.com pun penasaran untuk mengunjungi kedai rujak yang berada di Jl. Raya Tj Daja Lorong, Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep ini. 

Rabu (8/7) kemarin, Tim BANGSAONLINE.com Kabupaten Sumenep mampir ke Kedai Rujak “Syahrini”, setelah kurang lebih menempuh perjalanan 8 Km dari Kota Sumenep.

Sayang saat sampai, si Syahrini alias Rummiyati sang penjual rujak sedang tidak ada di warung. Saat itu Rummiyati sedang salat ashar. 

Setelah ditunggu selama 15 menit, keluarlah seorang perempuan cantik sambil menyapa para pelanggan, “Maaf bapak-bapak, sudah lama menunggu ya? Saya tinggal salat ashar sebentar,” katanya.

Ternyata perempuan tersebut adalah Rummiyati, alias “Syahrini” alias “Incess” sang penjual rujak. Pengamatan BANGSAONLINE.com. Rummiyati memang lumayan cantik dan molek. Wajahnya juga lumayan mirip dengan Syahrini yang asli.

"Mau pesan apa?," tanya Rummiyati kepada pelanggan. "Di sini kami menyediakan menu ala Madura, seperti Soto, Kaldu Kokot, dan Rujak Cingur," terang Rumiyati memperkenalkan menu-menu andalannya.

Saat diwawancarai BANGSAONLINE.com, Rummiyati mengaku bersyukur sekali kedai makanannya saat ini bisa sangat laris. Ia mengaku, awalnya hanya coba-coba saja berjualan rujak. Namun, ternyata masakannya disukai pengunjung.

Bahkan, saat ini pelanggan Kedai Rujak Syahrini berdatangan dari berbagai kota besar, seperti Surabaya, Bandung, Banyuwangi, Situbondo, hingga Bogor.

Menurut Rummiyati, kedai rujaknya bisa laris berkat video-videonya yang viral di media sosial. Video-video itu juga diviralkan oleh pembeli yang merekamnya saat berjualan. Menurut mereka, wajahnya mirip Syahrini. Hal inilah yang membuat kedai rujaknya didatangi pembeli yang penasaran.

Namun, lanjut Rummiyati, rata-rata pembeli yang datang ke kedainya puas dengan masakan yang disajikan. “Alhamdulillah, saya tidak mengira jualan saya menjadi ramai pembeli berkat viralnya pemberitaan. Tapi semua ini berkat karena Allah,” tuturnya seraya melayani para pembeli yang antre.

Rummiyati mengatakan, hasil jualannya ini sangat membantu untuk menghidupi keluarganya. Apalagi, saat ini anak semata wayangnya telah lulus SMA dan tengah mengikuti tes di salah satu Perguruan Tinggi di Madura. “Ya, paling tidak untuk sekarang ini bisa bantu-bantu anak untuk melanjutkan sekolah,” ujarnya.

Ramainya kedai rujak Rummiyati ini juga membawa berkah bagi saudara-saudaranya. Ada 6 orang kerabatnya yang ikut membantunya berjualan. “Ini sama artinya bisnis keluarga mas,” celetuk seorang kerabatnya yang saat itu jgua lagi juga sibuk melayani pembeli.

Rummiyati tak menampik, ramainya pembeli yang datang ke kedainya tidak terlepas dari andil wartawan yang memberitakan, sehingga membantu pemasaran. “Ini juga tidak terlepas jasa baik wartawan yang memviralkan,” akuinya.

Sementara salah seorang pengunjung asal Malang, Ahadi, mengatakan masakan di Kedai Syahrini ini memang enak. Ia bersama tiga temannya mengaku tak kecewa jauh-jauh datang dari Malang untuk mencoba masakan Rummiyati.

“Di sini tempatnya juga enak, jauh dari kebisingan kota. Dan ternyata masakannya memang enak banget. Kaldu kikil inilah yang kami coba cicipin,” katanya sembari mengacungkan dua jempol. (aln/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...