Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan bangkai hiu tutul yang terdampar di pesisir Dungkek, Sumenep
SUMENEP,BANGSAONLINE.com - Seekor hiu tutul ditemukan terdampar dalam kondisi mati di pesisir laut Desa Lapa Daja, Kecamatan Dungkek Jumat (30/1/2026).
Hiu tutul dengan panjang sekitar lima meter itu tergeletak di bibir pantai. Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk menyaksikan bangkai hiu yang diduga telah terdampar sejak malam sebelumnya. Rekaman video kejadian tersebut juga beredar di media sosial.
BACA JUGA:
- Hiu Tutul Raksasa Terdampar di Pesisir Gegerkan Warga Paciran Lamongan
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
- Apresiasi Bedah Rumah di Sumenep, Ketua Ansor Jatim Ajak Pemuda Semangat Bergerak Berdampak
- Viral Relawan Karaoke dan Joget di Dapur MBG, Wabup Sumenep: Tidak Boleh Terulang
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, membenarkan temuan hiu tutul tersebut. Ia mengaku baru menerima laporan pada Jumat siang.
“Saya baru tahu tadi pukul 14.41 WIB. Kondisi ikan sudah mati. Informasinya sudah tadi malam terdampar,” ucap Agustiono.
Agustiono menjelaskan, terdamparnya hiu tutul dapat disebabkan oleh berbagai faktor alam. Salah satunya adalah hilangnya orientasi akibat perubahan arus laut yang ekstrem, anomali medan magnet bumi, maupun cuaca buruk.
“Bisa jadi fisik hiu ini sudah lemah atau sakit karena usia tua. Bisa juga terdampar akibat tertabrak kapal, terjerat jaring nelayan atau gangguan suara bawah laut yang memicu stres dan disorientasi,” imbuhnya.
Selain itu, perubahan kualitas lingkungan laut turut memengaruhi pergerakan hiu tutul. Kondisi tersebut memaksa hiu berpindah ke perairan lain untuk mencari sumber makanan, namun berisiko terjebak di wilayah pantai.
“Perubahan iklim dan suhu dapat mengubah sebaran makanan hiu tutul, sehingga mereka mendekat ke wilayah lain,” pungkas Agustiono. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






